Berita

Ilustrasi hasil tes Covid-19/Net

Nusantara

Divonis Positif Covid-19, Seorang Warga Tangsel Minta Kepala Puskesmas Setu Dicopot

RABU, 16 FEBRUARI 2022 | 17:18 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Seorang warga Setu, Kota Tangerang Selatan, menuliskan surat kekecewaannya terhadap pelayanan Puskesmas Setu. Dalam surat yang ditujukan langsung ke Kepala Dinas Kesehatan Tangsel itu, dia merasa kecewa telah dinyatakan positif positif Covid-19 oleh pihak Puskesmas Setu.

Bahkan, saking kecewanya, warga atau korban yang dinyatakan positif Covid-19 itu meminta kepala Puskesmas Setu dan salah seorang dokter dicopot.

"Dengan hormat, Kami atas nama keluarga dari E F, Bapak F Kp Setu RT 015/ 004 Kelurahan Setu, Kecamatan Setu, dengan ini meminta agar memberikan sanksi yang tegas berupa pencopotan Kepala UPT Puskesmas Setu dari jabatannya dan pemecatan Dokter H dari jabatannya, sehubungan telah menyatakan positf Covid-19 secara tidak akurat lalu menyebarkan informasi tersebut kepada semua pihak yang cenderung fitnah, sehingga menyebabkan kerugian Materil dan Immateril kepada E dan keluarga," bunyi surat yang diterima Kantor Berita RMOLBanten pada Rabu (16/2).


Selain itu, korban juga mengingatkan kepada pejabat Dinas Kesehatan atau Pemerintah Kota Tangsel agar menerima pejabat yang berkualitas dan tidak menebar fitnah.

"Selanjutnya dengan ini juga meminta agar dalam menempatkan pejabat adalah yang berkualitas, bekerja berdasarkan ilmu pengetahuan dan tidak membuat resah serta menebar fitnah, seperti sebagaimana yang kami alami," lanjut isi surat tersebut.

Dikonfirmasi terpisah, salah seorang korban yang keluarganya divonis positif Covid-19 dan merasa difitnah membenarkan adanya kejadian tersebut.

"Iya saya korbannya, kejadiannya Rabu minggu lalu," ujar korban yang enggan disebutkan namanya kepada Kantor Berita RMOLBanten, Rabu (16/2).

Korban enggan berkomentar lebih banyak. Karena menurutnya, kasus tersebut masih dalam tahap mediasi.

"Lagi proses mediasi," singkatnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar saat dihubungi belum memberikan komentar mengenai surat warga Setu yang kecewa dinyatakan Covid-19 dan merasa difitnah.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Indonesia Siap Fasilitasi Dialog Junta dan Kelompok Etnis Myanmar

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:07

Status Tersangka Febrie Adriansyah Sempat Diralat, Yusril Harap Kejagung On The Track

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:05

Kemlu Pastikan Penutupan Bandara di Arab Saudi Tak Berdampak pada Jemaah Umrah Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51

Prabowo Resmikan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dari Istana

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47

Kemlu Ungkap Kondisi Terkini WNI Usai AS Kembali Menyerang Iran

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:45

Pemerintah Siapkan Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun untuk Pengusaha

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:43

Menko PM Dorong USG Jadi Pusat Lahirnya SDM Unggul Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Imparsial Desak Perpres Nomor 66/2025 Dicabut

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Mendagri Pilih Bungkam soal Fenomena Sekolah Sepi Murid

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:22

Lionel Messi Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:14

Selengkapnya