Berita

Jakarta International Stadium (JIS) Jakarta/Net

Nusantara

Pembangunan Stadion JIS Ternyata Libatkan 3 Ribu Anak Bangsa

RABU, 16 FEBRUARI 2022 | 14:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) yang akan menjadi kebanggaan warga Jakarta ternyata telah melibatkan ribuan pekerja lokal sejak awal dibangun.

Project Manager JIS, Arry Wibowo mengatakan, pembangunan JIS sedikitnya melibatkan 3 ribu pekerja lokal yang berasal dari seluruh wilayah di Indonesia, termasuk masyarakat sekitar stadion.

Karena proyek JIS didominasi pekerjaan struktur yang komplek, maka mayoritas para pekerja yang direkrut dari bidang konstruksi atau infrastruktur.


"Para pekerja ini tersebar di beberapa kategori pekerjaan. Itu semua sudah ada spesialisasinya," kata Arry Wibowo diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Rabu (16/2).

Arry menuturkan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) DKI Jakarta merekrut masyarakat yang ingin terlibat sebagai pekerja dalam proyek JIS ini.

Pada awal masa konstruksi, pihaknya menggandeng kelurahan setempat untuk merekrut masyarakat sekitar stadion sebagai tenaga kerja harian. Pihak kelurahan pun melakukan verifikasi kemudian menyerahkan data para pekerja kepada kontraktor untuk diseleksi.

"Kami menggali beberapa potensi dan aspirasi warga sekitar. Selain melibatkan dari pekerjaan konstruksi, kita juga rekrut untuk security dan kantin pekerja," lanjut Arry.

Menurut Arry, proyek JIS menimbulkan efek domino yang mendukung upaya perbaikan ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini. Dalam hal ini, pembangunan JIS mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus menumbuhkan perekonomian di sekitarnya.

"Jadi, ini benar-benar proyek kolaboratif. Semangatnya memberikan manfaat dari sisi ekonomi ke masyarakat di masa pandemi," demikian Arry.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya