Berita

Kandidat capres Filipina, Ferdinand Marcos Jr/Net

Dunia

Capres Unggulan Filipina Janji Kerahkan Militer ke Laut China Selatan

RABU, 16 FEBRUARI 2022 | 11:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kebijakan atas Laut China Selatan menjadi salah satu isu paling disorot dalam kampanye pemilihan presiden Filipina.

Dalam hal ini, kandidat terkuat, Ferdinand Marcos Jr. mengatakan pemerintahannya akan membangun kehadiran militer di Laut China Selatan yang sifatnya defensif demi mempertahankan kedaulatan.

Hal itu ia sampaikan selama debat kampanye pertama yang disiarkan di televisi pada Selasa (15/2). Hanya empat dari 10 kandidat presiden yang ambil bagian dalam debat.


Putra mendiang Presiden Ferdinand Marcos itu melontarkan gagasan agar kapal angkatan laut atau penjaga pantai dikerahkan di jalur perairan strategis yang disengketakan sehingga para nelayan bisa menangkap ikan dengan bebas.

Marcos menekankan, ia tidak akan memprioritaskan resolusi militer untuk sengketa Laut China Selatan, dan lebih mengejar dialog dengan Beijing.

"Alasan mengapa saya berbicara tentang menempatkan kehadiran militer di sana adalah agar pemerintah hadir untuk menunjukkan kepada China bahwa kita mempertahankan apa yang kita anggap perairan teritorial Filipina," ujar pris 64 tahun itu, seperti dikutip Reuters.

Di tengah rivalitas China dan Amerika Serikat (AS), ia juga menggarisbawahi bahwa Filipina harus memberikan garis yang sangat tipis untuk membedakan hubungan dengan Beijing dan Washington.

Berdasarkan jajak pendapat menjelang pemungutan suara pada 9 Mei mendatang, Marcos memimpin setelah berhasil mengubah citra keluarganya yang dikudeta dalam pemberontakan rakyat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

NATO Turun Gunung Usai Trump Mau Tarik 5 Ribu Pasukan dari Jerman

Minggu, 03 Mei 2026 | 00:03

Komdigi Dorong Sinergi Penegakan Hukum Ruang Digital

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:45

Wamenkeu soal Purbaya Masuk RS: Insya Allah Sehat, Doakan Saja!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:32

Negosiasi Berjalan Buntu, Trump Tuding Iran Tidak Punya Pemimpin Jelas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 23:19

Pernyataan Amien Rais di Luar Batas Kritik Objektif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:51

Sekolah Tinggi, Disiplin Rendah: Catatan Hardiknas

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:38

Aktivis 98: Pernyataan Amien Rais Tidak Cerminkan Intelektual

Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:18

Wakil Wali Kota Banjarmasin Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspiratif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:48

KAI Pasang Pemasangan Palang Pintu Sementara di Perlintasan Jalan Ampera

Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:34

Paguyuban Tak Pernah Ideal, Tapi Harus Berdampak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:52

Selengkapnya