Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Situs Perbankan dan Militer Ukraina Diserang, Kiev Langsung Tunjuk Hidung Moskow

RABU, 16 FEBRUARI 2022 | 10:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sejumlah situs web pemerintah serta layanan perbankan populer Ukraina mengalami server down pada Selasa (15/1) waktu setempat.

Meski tanpa menyertakan bukti apa pun, Kiev dengan cepat menunjuk Moskow atas gangguan yang diduga karena serangan penolakan layanan (DDoS) terdistribusi tersebut.

Pusat Keamanan Informasi Ukraina mengatakan pada Selasa malam, bahwa serangan kuat DDoS  mempengaruhi Privatbank dan Oshadbank, dua lembaga keuangan terbesar di negara itu. Pelanggan mereka mengeluh mengalami masalah dengan aplikasi dan situs web perbankan.


Serangan itu juga menargetkan situs Kementerian Pertahanan Ukraina dan angkatan bersenjata.

Sementara layanan perbankan kembali beroperasi tak lama setelah serangan itu, situs militer tetap tidak beroperasi selama berjam-jam setelah insiden tersebut pertama kali dilaporkan.

Pusat Keamanan Informasi Ukraina langsung menyebut Moskow terlibat dalam serangan tersebut.

"Ada kemungkinan bahwa penyerang menggunakan taktik kerusakan kecil, karena rencana agresifnya sebagian besar tidak berhasil," kata badan tersebut, tanpa memberikan bukti keterlibatan Rusia, seperti dikutip dari AFP, Rabu (16/2).

Kiev telah berulang kali menuduh Moskow terlibat dalam serangan siber di Ukraina sebelumnya, tetapi sejauh ini gagal mendukung klaimnya. Sementara Rusia secara konsisten membantah keterlibatannya dengan insiden semacam itu.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Puan: APBN 2027 Harus Jadi Instrumen Nyata untuk Sejahterakan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:19

28 Tahun Reformasi, Kekuasaan Harus Berjalan Independen

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18

Prabowo Minta Menkeu Segera Ganti Pimpinan Bea Cukai Bermasalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:08

Bitcoin Depot Bangkrut, Hampir 10 Ribu ATM Ditutup

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:07

Pemerintah Harus All Out Bebaskan WNI yang Ditahan Israel

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:01

Rupiah Melemah, UMKM dan Hilirisasi Industri Harus Diperkuat

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:46

Prabowo: Rakyat Tidak Mimpi Kaya Raya, Asal Bisa Hidup Layak dan Sejahtera

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42

Kenaikan Penerimaan Pajak Jangan Bikin Terlena

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:38

Sah! Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Satu Pintu Lewat BUMN

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:33

Fatayat NU Ajak Kader Perempuan Lebih Percaya Diri di Ruang Publik

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:32

Selengkapnya