Berita

Militer Rusia/Net

Dunia

Bukti Tak Akan Serang Ukraina, Rusia Umumkan Penarikan Pasukan di Perbatasan

SELASA, 15 FEBRUARI 2022 | 21:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia mengumumkan akan menarik beberapa pasukannya dari perbatasan. Hal itu membuktikan bahwa Moskow tidak berencana menyerang Ukraina.

Pengumuman penarikan itu diungkap oleh jurubicara Kementerian Pertahanan Rusia Igor Konashenkov, seperti dikutip The Guardian, Selasa (15/2).

Ia mengatakan penarikan pasukan dilakukan lantaran latihan beberapa unit militer sudah rampung.


"Unit distrik militer selatan dan barat, yang telah menyelesaikan misi mereka, naik kereta api dan truk, menuju garnisun mereka masing-masing hari ini," ujarnya.

Lewat video yang dirilis Kemhan, tampak tank dan persenjataan berat Rusia lainnya dimuat ke gerbong kereta api.

Sementara itu, Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk NATO Julianne Smith mengatakan pihaknya akan berusaha memverifikasi klaim dari Rusia tersebut.  

"Kami harus memverifikasi itu dan melihatnya. Kami ingin memastikan bahwa kami memahami apa yang mereka bicarakan ketika mereka mengatakan deeskalasi dan kami ingin memverifikasi bahwa itulah yang sebenarnya terjadi," ujar Smith, seperti dikutip Sputnik.

Hal serupa juga disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba.

"Banyak pernyataan terus-menerus dibuat dari (Rusia), jadi kami memiliki aturan: kami akan percaya ketika kami melihatnya. Jika kami melihat penarikan maka kami akan percaya pada deeskalasi," jelas Kuleba.

Pada Senin (14/2), jurubicara Kremlin, Dmitry Peskov mengaku Presiden Rusia Vladimir Putin tertawa ketika mendengar informasi "gila" bahwa Moskow akan menginvasi Ukraina pada pekan ini.

“Kami selalu mengatakan pasukan akan kembali ke pangkalan mereka setelah latihan selesai. Ini juga terjadi kali ini, ”kata Peskov.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya