Berita

Kapal selam nuklir/Net

Dunia

Mantan Insinyur Angkatan Laut AS Akui Jual Informasi Rahasia Kapal Selam Nuklir ke Asing

SELASA, 15 FEBRUARI 2022 | 10:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mantan insinyur Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) Jonathan Toebbe mengaku bersalah karena mencoba menjual informasi rahasia mengenai kapal selam nuklir.

Hal itu diungkap oleh Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Virginia Barat pada Senin (14/2).

Menurut kejaksaan, Toebbe menghadapi ancaman penjara seumur hidup, bersama dengan denda tidak lebih dari 100.000 dolar AS dan hingga lima tahun percobaan.


Para pihak juga menyetujui hukuman penjara yang mengikat dalam kisaran 151 hingga 210 bulan sesuai dengan hukum federal AS.

“Masing-masing pihak dapat meminta hukuman di mana saja dalam kisaran ini. Pengadilan akan menentukan jumlah pembebasan yang diawasi dan denda apa pun," tambah kejaksaan.

Pada Oktober 2021, Toebbe dan istrinya, Diana, didakwa melakukan spionase atas dugaan penjualan rahasia militer yang diyakini kepada pemerintah asing.

Selama operasi penyergapan, Toebbe setuju untuk memberikan akses kepada pihak berwenang ke semua perangkat elektronik dan akunnya.

Setelahnya, pejabat federal dapat menemukan 100.000 dolar AS yang dibayarkan FBI kepadanya dalam cryptocurrency Monero sebagai imbalan atas rahasia yang ingin dia jual.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya