Berita

Ilustrasi Partai Ummat/RMOLNetwork

Nusantara

Kadernya Ditangkap, Partai Ummat Minta Densus 88 Antiteror Dievaluasi

SELASA, 15 FEBRUARI 2022 | 08:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penangkapan kader DPW Partai Ummat Provinsi Bengkulu berinisial RH oleh tim detasemen khusus (Densus) 88 Antiteror langsung disikapi partai bentukan Amien Rais itu.

Ketua DPW Partai Ummat Lampung, Abdullah Fadri Auli menilai, ada indikasi pemaksaan kehendak dalam penangkapan dan penetapan tersangka kepada RH. Ia pun meminta pemerintah untuk mengevaluasi kinerja tin Densus 88.

Apalagi, lanjutnya, belum lama ini Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) meminta maaf atas tidak akuratnya informasi ratusan pesantren yang dilabeli terafiliasi ISIS.


"Jangan sampai penangkapan ini menjadi bentuk teror baru. Bahkan, pada persidangan yang dialami Munarman, kita pun melihat adanya kesan 'kurang profesionalnya' densus. Sehingga ada kesan pemaksaan kehendak dalam kasus tersebut," kata Abdullah Fadri Auli diberitakan Kantor Berita RMOLLampung, Selasa (15/2).

Sampai sekarang, kata Bang Aab, sapaan Abdullah, RH belum dinonaktifkan sebagai kader. Selain belum jelas kesalahan yang bersangkutan, pihaknya tak ingin RH sendirian menghadapi masalah ini.

Bang Aab menjelaskan, RH sudah lama berkecimpung di dunia pergerakan, ia juga bukan aktivis kemarin sore. Sebelum menjadi kader Partai Ummat, RH telah menjadi pengurus sejumlah ormas Islam besar di tanah air.

"Dia juga dosen di sebuah Universitas terkenal di Bengkulu. Jadi ketika bergabung ke Partai Ummat, kami sangat bangga karena kapasitasnya itu. Kami juga sangat terbuka kepada siapa saja yang ingin bergabung," sambungnya.

Terutama, bagi yang punya komitmen kuat membangun negeri, berjuang di jalan Allah, dengan punya niat kuat melawan kedzaliman dan menegakkan keadilan, serta memiliki latar belakang yang baik. Maka siapa pun itu, pantas gabung ke Partai Ummat.

Sejak awal Partai Ummat berdiri, pihaknya sudah mengingatkan pada seluruh kader agar berhati-hati terkait terorisme. Perjuangan ummat sangat berat, banyak mata di sana-sini memelototi perjuangan siapapun.

"Apalagi, partai politik yang membawa nama Islam. Bisa saja kapan saja dikait-kaitkan dengan terorisme, radikalisme, maupun intoleransi. Namun bisa saja pengaitan itu benar, bisa juga salah," kata politisi senior Lampung ini.

RH ditangkap Tim Densus 88 Antiteror Polri bersama dua rekannya, yaitu CA di Kelurahan Sidomulyo, Kota Bengkulu, dan M di Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Ketiganya diduga tergabung dalam kelompok jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI) Bengkulu dan telah bersumpah bersumpah setia pada kelompok teroris JI sejak tahun 1999.

RH diketahui menjabat sebagai Wakil Ketua I yang membidangi Komisi Fatwa MUI Bengkulu. Berbeda dengan Partai Ummat, MUI Kota Bengkulu langsung menonaktifkan RH setelah yang bersangkutan ditangkap Densus 88.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya