Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Kedutaan Prancis Ingatkan Warganya di Ukraina agar Siapkan Makanan dan Air serta Penuhi Tangki Bensin

SENIN, 14 FEBRUARI 2022 | 10:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Suasana di Kiev semakin menegangkan dengan banyaknya kabar yang beredar mengenai rencana invasi dan imbauan negara-negara agar warganya segera pergi dari Ukraina

Prancis tidak termasuk dari mereka yang meminta agar warganya segera meninggalkan negara itu. Kantor Kedutaan pun sejauh ini tetap aktif. Hanya ssaja, mereka mengimbaju warganya untuk tetap waspada dan menyiapkan kebutuhan yang paling mendesak seperti makanan dan air.  

Dalam pesan yang dipublikasikan di situs webnya, Duta Besar Prancis juga menyarankan agar warga menyiapkan pakaian hangat, serta mengisi penuh tangki bensin kendaraan dan persediaan bahan bakar ekstra, seperti dikutip dari The Sky.


Hal itu untuk berjaga-jaga jika sesuatu yang paling buruk harus mereka lewati.

Peringatan itu muncul tak lama setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron melakukan percakapan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin melalui telepon pada Sabtu (12/2), seperti dilaporkan CNN.

Pembicaraan yang berlangsung selama sekitar 1 jam 40 menit itu adalah tindak lanjut dari diskusi keduanya yang diadakan pada 7 Februari, seperti pernyataan dari Istana Elysee.

"Kedua presiden membahas jalur yang berbeda untuk melanjutkan implementasi Perjanjian Minsk dan melanjutkan diskusi mereka tentang kondisi keamanan dan stabilitas di Eropa," isi pernyataan dari kantor Macron.  

"Presiden (Macron) menyampaikan keprihatinan mitra dan sekutu Eropanya kepada lawan bicaranya. Dia mengatakan kepada Presiden Putin bahwa dialog yang tulus tidak sesuai dengan eskalasi," lanjut pernyataan itu.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Puan: APBN 2027 Harus Jadi Instrumen Nyata untuk Sejahterakan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:19

28 Tahun Reformasi, Kekuasaan Harus Berjalan Independen

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18

Prabowo Minta Menkeu Segera Ganti Pimpinan Bea Cukai Bermasalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:08

Bitcoin Depot Bangkrut, Hampir 10 Ribu ATM Ditutup

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:07

Pemerintah Harus All Out Bebaskan WNI yang Ditahan Israel

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:01

Rupiah Melemah, UMKM dan Hilirisasi Industri Harus Diperkuat

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:46

Prabowo: Rakyat Tidak Mimpi Kaya Raya, Asal Bisa Hidup Layak dan Sejahtera

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42

Kenaikan Penerimaan Pajak Jangan Bikin Terlena

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:38

Sah! Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Satu Pintu Lewat BUMN

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:33

Fatayat NU Ajak Kader Perempuan Lebih Percaya Diri di Ruang Publik

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:32

Selengkapnya