Berita

Penumpang melakukan check-in di Bandara Internasional Noi Bai, Vietnam pada 10 Oktober 2021/Reuters

Dunia

Vietnam Siap Akhiri Pembatasan Covid-19 pada Penerbangan Internasional Mulai 15 Februari

MINGGU, 13 FEBRUARI 2022 | 16:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Vietnam bersiap untuk menghidupkan kembali penerbangannnya seperti masa pra-pandemi.

Mulai lusa (Selasa, 15/2), negara Asia Tenggara itu akan menghapus pembatasan Covid-19 pada penerbangan penumpang internasional dengan semua pasar, tanpa batasan jumlah penerbangan.

Kabar itu pertama kali dimuat oleh surat kabar Tuoi Tre yang dikelola pemerintah, dan dimuat ulang Channel News Asia.

Vietnam sebelumnya memberlakukan kontrol perbatasan yang ketat sejak awal pandemi untuk mencegah penularan Covid-19.

Namun langkah itu di sisi lain membawa pukulan tersendiri bagi sektor pariwisata yang sedang berkembang yang menyumbang sekitar 10 persen dari produk domestik bruto.

“Vietnam akan mencabut pembatasan penerbangan internasional mulai 15 Februari. Frekuensi penerbangan akan dikembalikan ke tingkat pra-pandemi,” kata wakil direktur Administrasi Penerbangan Sipil Vietnam, Dinh Viet Son.

“Vietnam akan mencabut pembatasan penerbangan internasional mulai 15 Februari. Frekuensi penerbangan akan dikembalikan ke tingkat pra-pandemi,” kata wakil direktur Administrasi Penerbangan Sipil Vietnam, Dinh Viet Son.

Dia menambahkan, Vietnam telah memberi tahu mitranya tentang kebijakan baru itu dan hanya China yang belum setuju untuk melanjutkan penerbangan komersial dengan Vietnam.

Vietnam sendiri telah mulai secara bertahap melanjutkan penerbangan internasional dengan 15 pasar mulai awal tahun ini sambil mengurangi persyaratan karantina. Penumpang yang sudah divaksinasi sekarang hanya membutuhkan tiga hari isolasi diri setelah tiba di Vietnam.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya