Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto panen perdana Padi Gogo di Lampung/Dok Menko Perekonomian

Politik

Airlangga Panen Perdana Padi Gogo, Solusi untuk Lahan Kering

SABTU, 12 FEBRUARI 2022 | 16:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Panen perdana Padi Gogo pada proyek penelitian Padi Gogo milik PT Huma Indah Mekar (HIM) disaksikan langsung oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung, Sabtu (12/2).

Padi Gogo merupakan jenis padi yang dapat ditanam pada areal lahan kering atau biasa disebut dengan padi tegalan. Budidaya Padi Gogo juga menjadi solusi dalam pemanfaatan bekas lahan perkebunan dan dapat diaplikasikan di daerah bercurah hujan rendah.

“Kami mengapresiasi panen perdana Padi Gogo ini yang menggunakan sentuhan teknologi dan uji coba. Padi Gogo ini diharapkan dapat terus memberikan hasil yang positif, terutama di lumbung pangan yang airnya terbatas,” kata Menko Airlangga.


Dalam panen perdananya di Lampung, Padi Gogo ini mampu menghasilkan sebanyak 5,3 ton per hektare dengan lahan seluas 84 hektare.

Berdasarkan rilis data Badan Pusat Statistik, produksi padi Provinsi Lampung tahun 2021 tercatat 2.472.587 ton gabah kering giling (GKG) dan mempunyai share sebesar 4,47 persen terhadap produksi nasional yang mencapai 55.269.619 ton GKG dengan produktivitas 50,40 kw/ha.

Khusus Kabupaten Tulangbawang Barat, produksi padi tahun 2020 mencapai 30 ribu ton GKG.

Menko Airlangga pun mendorong Pemda dan seluruh lapisan masyarakat untuk membangun pertanian dari hulu hingga hilir yang lebih berdaya saing dengan produktivitas tinggi serta bisa mewujudkan swasembada pangan.

“Tiga tahun terakhir kita tidak pernah impor beras. Jadi sebenarnya tiga tahun terakhir kita swasembada beras. Bahkan sekarang beras kita relatif aman," tandasnya.

Pada panen perdana Padi Gogo tersebut, turut hadir Gubernur Lampung, Arinal Junaidi; pengusaha asal Lampung dan pendiri Golkar, Aburizal Bakrie; Anggota DPR RI, Lodewijk F. Paulus, Ace Hasan, dan Nurul Arifin.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya