Berita

Protes siswa India menolak larangan sekolah pakai jilbab/Net

Politik

Larang Siswi Berhijab, MUI: Pemerintah India secara Sistematis Merusak Ajaran Mahatma Gandhi

SABTU, 12 FEBRUARI 2022 | 13:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kebijakan diskriminatif pemerintah India terhadap warga minoritas muslim dikecam Indonesia.

Baru-baru ini, pemerintah India mengeluarkan kebijakan melarnag penggunaan hijab bagi siswa muslim di sekolah negara bagian Karnataka. Buntut larangan ini, aksi protes hingga unjuk rasa dilakukan ratusan siswa di India.

Indonesia sebagia negara mayoritas muslim pun tak tinggal diam melihat diskriminasi India ini.


"Rasa kemanusiaan saya sangat ternodai oleh tindakan brutal pemerintah India terhadap warga minoritas muslim di India," kata Ketua MUI bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, Sabtu (12/2).

Sudarnoto mengatakan, India saat ini dipimpin kelompok ultra nasionalis Hindu ekstrem yang hanya akan mempertontonkan kekejaman dan kekerasan terhadap minoritas muslim yang disponsori negara.

Tidak sekadar diskriminasi, tampak jelas pemerintah India membangun, mengembangkan, dan memperkuat spirit Islamophobia.

Selain itu, misi penting universal declaration of human rights yang selama ini diajarkan politisi dan pemimpin spiritual India, Mahatma Gandhi telah dirusak secara sistematis oleh pemerintah India.

"Sikap dan tindakan ini sudah dipastikan merusak demokrasi dan perdamaian yang sejak awal justru diajarkan oleh Gandhi," tegasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya