Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Ray Rangkuti: Gejolak Wadas Coreng Ikon Ganjar sebagai Pemimpin Merakyat

SABTU, 12 FEBRUARI 2022 | 08:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gaya kepemimpinan membumi dalam meraup simpati masyarakat diyakini sudah tidak akan laku jika "dijual" Ganjar Pranowo menjelang Pilpres 2024.

"Bacaan saya, sulit kalau Pak Ganjar tetap mempergunakan pola yang sama untuk meningkatkan elektabilitasnya," kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti, Sabtu (12/2).

Hal itu tak lepas dari gejolak Wadas yang saat ini menjadi sorotan nasional. Bagi Ray, peristiwa Wadas telah mengubah ikon kerakyatan yang selama ini digunakan Ganjar menjadi elitis.


"Tiba-tiba Pak Ganjar menjadi elitis sedemikian rupa, sehingga ikon calon pemimpin merakyat itu akan sulit kembali menaikkan pamor Pak Ganjar di masa yang akan datang, setidaknya 2024," tegasnya.

Oleh karenanya, perlu ada perubahan strategi jika politisi PDIP itu ingin tetap mendapat dukungan dari masyarakat.

"Ganjar harus mencari ikon baru untuk memperlihatkan dirinya di luar ikon pemimpin merakyat," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya