Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Kasus Wadas Membuka Tabir Kualitas Ganjar Belum Cocok untuk Divisi Utama

JUMAT, 11 FEBRUARI 2022 | 13:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, seketika dipertanyakan kualitasnya setelah kisruh yang terjadi di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie menilai, dalam kejadian di Wadas Ganjar tidak lagi dikenal sebagai sosok yang merakyat. Sebab, pernyataannya tak mendukung warga sekitar yang mendapat tindakan represif dari oknum aparat.

"Kasus di Desa Wadas membuka mata orang terhadap Ganjar," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (11/2).


Dari segi kepribadian, Jerry melihat sikap Ganjar dalam kasus Wadas cenderung elitis dan seolah mendukung pemilik modal yang bakal mengerjakan proyek pembangunan Bendungan Bener.

Maka dari itu, Jerry mendorong PDI Perjuangan untuk memecat Ganjar sebagai kader, karena telah mencoreng partai wong cilik. Di samping itu, juga menyarankan tidak mengusung Ganjar untuk menjadi capres di 2024, meski elektabilitasnya tinggi.

Menurutnya, Ganjar juga bukan sosok yang perlu untuk diusung menjadi calon presiden oleh PDIP. Lantaran kelas Ganjar yang belum masuk jajaran elit. Apalagi, PDIP juga sudah punya calon mumpuni sekelas Ketua DPR RI Puan Maharani.

"Tak perlu dipaksakan. Kalau dalam sepakbola, Ganjar belum mampu ke divisi utama. Barangkali kapasitasnya tak memadai dan mumpuni menjadi presiden," pungkas Jerry.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya