Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Gunakan Diplomasi Vaksin, China Manfaatkan Ketidakberdayaan untuk Tekan Nepal

KAMIS, 10 FEBRUARI 2022 | 15:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China menggunakan diplomasi vaksin di tengah pandemi Covid-19 untuk menjebak Nepal, mengeksploitasi ketidakberdayaannya demi mengambil kendali sumber daya alam.

Dengan diplomasi vaksin, China mencoba mendapatkan pinjakan bidang politik dan ekonomi di Nepal. Beijing juga perlahan-lahan mengklaim perbatasan dan menekan protes dari Kathmandu menggunakan vaksin.

Menurut Pardafas News, Nepal telah bergabung dengan negara-negara yang dijanjikan mendapatkan vaksin untuk melawan Covid-19.


Jika dibandingkan, vaksin dari China telah melampaui vaksin yang berasal dari India, Amerika Serikat, Jepang, dan Inggris di Nepal.

Diplomasi vaksin China memicu aksi protes luas di Nepal, dengan warga yang khawatir dengan kebijakan intervensionis Beijing.

Para ahli juga meyakini campur tangan China semakin besar ketika politik, ekonomi, dan budaya sudah masuk di dalamnya.

Pada 2017, Nepal telah menandatangani kerangka kerjasama Belt and Road Initiatives (BRI) dengan China, memicu investasi Beijing meroket.

Beijing telah berjanji untuk mendukung sembilan proyek besar di Nepal. Namun, belum ada satu pun proyek yang lepas landas.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya