Berita

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Net

Nusantara

Ridwan Kamil Ingatkan IKN Jangan Boros Lahan, Bisa Tiru Washington DC

KAMIS, 10 FEBRUARI 2022 | 14:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Persoalan luas lahan Ibukota Negara (IKN) di Kalimantan Timur yang direncanakan mencapai 256 ribu hektare ikut dikomentari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Kang Emil yang juga berlatar belakang seorang arsitek ini mengatakan, IKN harus memenuhi fungsi livability jika didesain sebagai kota yang nyaman ditinggali. Ia pun mengingatkan agar jangan sampai paradigma membangun dalam skala besar masih terjadi dalam perencanaan IKN.

"Saya kira boros lahan menjadi sebuah kebiasaan di kita, kalau membangun skala besar itu cenderung suka luas-luasan," kata Ridwan Kamil dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (10/2).


Dia mencontohkan luasan Washington DC yang hanya mencapai 17 ribu hektare atau setara dengan luasan Kota Bandung. Dengan luas IKN yang luar biasa tersebut, pihaknya khawatir masyarakat yang hendak mengakses istana negara mirip dengan memasuki kawasan industri.

Dari sudut pandangnya sebagai arsitek dan urban planner, urusan IKN bukan semata-mata memindahkan dan membangun infrastruktur, melainkan membangun masa depan.

"Membangun masa depan harus punya identitasnya. Sejarah arsitektur modern kurang lebih mereduksi banyak sekali kearifan-kearifan lokal yang tentunya bisa harus kita carikan definisi-definisi barunya (di IKN)," kata Ridwan Kamil.

Karena itu, pihaknya mengingatkan bahwa dalam mendesain ruang sebuah kota ataupun IKN, maka pembangunan harus berprinsip seperti membuat baju, tidak sempit dan longgar.

"(Kegagalan) itu terjadi di Brazilia, itu terjadi di Ibukota Myanmar di mana-mana, (pembangunan fisik) berusaha menaklukan tanah seluas-luasnya, lupa bahwa manusia itu punya batas-batas psikologis, batas-batas motoris yang harus disusun," jelasnya.

Ridwan Kamil juga mencontohkan soal Dubai yang sukses menjadi kota berasitektur modern, indah dan inovatif namun tidak nyaman untuk menjalani kehidupan.

Menurutnya, Dubai menjadi contoh penataan ruangnya tidak bisa menyandingkan yang kaya dan miskin, justru melahirkan ketidakadilan ruang. Dia berharap IKN belajar dari kegagalan-kegagalan di negara lain.

"Yang saya khawatirkan di tahap berikutnya dari Ibukota Negara ini adalah nanti hanya kumpulan katalog arsitekstur, kumpulan bangunan-bangunan yang dibahas estetikanya, teori-teori bangunannya, tapi tidak membentuk sebuah peradaban kota," tandasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Cara Cek Status Eligible Magang Kemnaker 2026, Alasan Tidak Lolos Verifikasi

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:22

Prabowo Segera Luncurkan Motor Listrik Buatan Anak Bangsa

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:19

Panglima: TNI AD Sumbang 55 Persen Produksi Beras Nasional 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:53

Profil Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:26

Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:19

Halaqah Pra Muktamar NU Diawali Khataman Al-Qur'an dan Doa Bersama

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:17

Prabowo Putuskan Bangun Minimal 30 Pabrik Bioetanol di Indonesia

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:16

Jadwal Final dan Perebutan Posisi 3 Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Prancis Tantang Inggris

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:07

Pertamina Patra Niaga Bantah Isu Transporter Enggan Salurkan BBM di Sumut

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:41

Pramono Buka Jalan Alumni PKM Berdakwah di Masjid Milik Pemprov DKI

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:41

Selengkapnya