Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Menko Airlangga: Transformasi Digital Kartu Prakerja Permudah Layanan dalam Genggaman Tangan

KAMIS, 10 FEBRUARI 2022 | 11:49 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Program Kartu Prakerja terbukti mampu menjadi salah satu penyokong masyarakat di masa pandemi. Para penerima program mendapat pelatihan dan insentif sebagai bagian perlindungan sosial.
“Program Kartu Prakerja bentuk inovasi pelayanan publik untuk menyalurkan bantuan program secara masif kepada seluruh masyarakat Indonesia. Program ini diterapkan sistem end to end digital dan menggunakan teknologi berbasis cloud,” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dikutip dari laman Kemenko Perekonomian, Kamis (10/2).

Program Kartu Prakerja juga telah mendorong ekosistem kemitraan secara digital yang bersifat terbuka. Saat ini, ekosistem Kartu Prakerja terdapat 180 lembaga pelatihan dan telah dinikmati 11,4 juta penerima, termasuk purna pekerja migran.

Selain itu, program tersebut juga mendapat apresiasi dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Dengan program tersebut, para purna pekerja migran bisa kembali masuk berkat pelatihan dan semi bansos.

Selain itu, program tersebut juga mendapat apresiasi dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Dengan program tersebut, para purna pekerja migran bisa kembali masuk berkat pelatihan dan semi bansos.

"Hal ini merupakan sebuah terobosan,” kata Menko Airlangga.

Menko Airlangga juga menuturkan, terdapat lesson-learned yang bisa dijadikan pelajaran bagi Indonesia untuk terus tumbuh ke depannya. Pertama, Kartu Prakerja menjadi langkah nyata pemerintah bertransformasi dalam melayani publik dengan memanfaatkan teknologi digital.

“Pemerintah memberikan layanan publik Kartu Prakerja kepada masyarakat melalui genggaman tangan, sehingga masyarakat tidak perlu secara fisik datang untuk mendapatkan pelayanan,” ungkap Menko Airlangga.

Kedua, Program Kartu Prakerja menjadi wujud kemitraan pemerintah dan swasta atau Public-Private Partnership untuk mendukung pengembangan program pemerintah, sehingga menimbulkan dampak positif yang lebih masif.

“Kartu Prakerja ini termasuk Top Ten googling di Indonesia sehingga ini awareness-nya menjadi sangat tinggi,” ujar Menko Airlangga.

Pemerintah menyadari inovasi membutuhkan ruang, kesempatan, dan regulasi yang terus mendukung perkembangannya. Oleh karenanya, Program Kartu Prakerja mendorong sektor education technology dan learning management system yang memunculkan berbagai inovasi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya