Berita

Pengerahan aparat hukum mengamankan warga Desa Wadas yang menolak pembangunan Bendungan Bener/Repro

Politik

Gejolak Desa Wadas Membuka Luka Lama Peristiwa Kedungombo Era Soeharto

KAMIS, 10 FEBRUARI 2022 | 08:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Peristiwa yang terjadi di Desa Wadas, Purworejo mengingatkan publik pada orde baru di era kepemimpinan Presiden Soeharto.

Penolakan warga hingga dugaan aksi represif dari aparat yang terjadi di Desa Wadas mirip dengan kasus Kedungombo, Jawa Tengah 1980 sampai dengan 1991 silam.

"Ini kayak mengulang cara-cara aparatur keamanan dalam menangani pembangunan Waduk Kedungombo zaman orde baru dulu," kata Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani kepada wartawan, Rabu (9/2).


Proyek Waduk Kedungombo garapan Soeharto memaksa 37 desa, 7 kecamatan di tiga kabupaten ditenggelamkan. Masyarakat pun dipaksa untuk pindah. Yang menolak mengalami teror, intimidasi, dan kekerasan fisik.

Dalam kasus Desa Wadas, anggota Komisi III DPR RI ini mempertanyakan urgensi pengerahan aparat hingga melakukan penangkapan para warga.

"Memangnya ada ancaman terorisme sehingga sampai perlu dikerahkan ratusan aparatur?" kritiknya.

Jika memang harus melibatkan aparat, kata dia, merekankan pendekatan restoratif. Aparat dan pemerintah setempat bisa melakukan pertemuan bersama warga dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Warga diajak berdialog dari hati ke hati, setelah mereka bisa menerima maka pengukuran pun dilakukan tanpa perlu pengerahan," tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya