Berita

Spanduk sindiran terhadap kinerja Pemerintah Aceh muncul di salah satu JPO di Jakarta/Ist

Politik

Aceh Wilayah Termiskin di Sumatera, Spanduk Sindiran Bertebaran di Jakarta

KAMIS, 10 FEBRUARI 2022 | 07:49 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kekecewaan warga Aceh atas status sebagai wilayah termiskin di Sumatera tak hanya dirasakan mereka yang tinggal di provinsi paling barat tersebut. Warga Aceh yang tinggal di ibukota pun ikut merasa kecewa.

Alhasil, spanduk yang menyindir kinerja Pemerintah Aceh pun bertebaran di Jakarta. Spanduk itu bertebaran di sejumlah kantor dan fasilitas umum di ibukota.  

Koodinator Aliansi Pemuda dan Masyarakat Aceh, Sharfin Musla mengatakan, spanduk-spanduk tersebut terpasang di sekitaran gedung KPK RI, Kantor KONI Pusat, Kantor Badan Penghubung Pemerintahan Aceh (BPPA) di Jakarta, dan beberapa jembatan penyeberangan orang.


"Adapun tulisan-tulisan pada spanduk tersebut seperti, Langit, bisakah kau turunkan Gubernur Aceh yang adil dan merakyat? hingga Aceh kaya, rakyat miskin, gubernur Aceh bisa apa?" kata Sharfin, usai melakukan aksi, dikutip Kantor Berita RMOLAceh, Rabu (9/2).

Selain itu, Aliansi Pemuda dan Masyarakat Aceh juga pernah melakukan aksi unjuk rasa di Kantor KPK pada Senin kemarin (7/2). Dalam aksi itu, pihaknya meminta KPK mengumumkan hasil pemeriksaan terkait pengadaan Kapal Aceh Hebat.

Sharfin menyebutkan, bahwa spanduk tersebut hasil sumbangsih masyarakat Aceh yang berada di Jakarta. Karena prihatin dan kecewa terhadap atas sikap Pemerintah Aceh yang acuh tak acuh dan tak peduli dengan kondisi ekonomi rakyat Aceh saat ini.

"Nova Iriansyah selaku Gubernur Aceh lebih mementingkan kegiatan-kegiatan seremonial yang tidak bisa menyelesaikan permasalahan subtansial, yang saat ini di alami rakyat Aceh," tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya