Berita

Peta Polandia/Net

Dunia

Pasukan AS Siaga di Polandia, Bersiap Evakuasi Warga AS yang Berpotensi Melarikan Diri dari Ukraina?

KAMIS, 10 FEBRUARI 2022 | 01:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ketegangan yang terjadi antara Ukraina dan Rusia di perbatasan masih belum juga mereda. Di tengah ketegangan itu, Amerika Serikat menyiagakan pasukannya di negara tetangga Ukraina, yakni Polandia.

Menurut keterangan sejumlah pejabat Amerika Serikat anonim, sebagaimana dikabarkan Reuters (Rabu, 9/2), pasukan Amerika Serikat di Polandia sedang bersiap untuk membantu warga negara Amerika Serikat yang mungkin melarikan diri ke negara itu jika Rusia menginvasi Ukraina.

Para pejabat anonim itu mengatakan rencana itu telah disetujui oleh Gedung Putih dan merupakan bagian dari perencanaan yang bijaksana. Persetujuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh Wall Street Journal.

Para pejabat itu memastikan bahwa pasukan Amerika Serikat tidak akan memasuki Ukraina untuk mengevakuasi warga Amerika Serikat. Namun mereka akan mendirikan fasilitas sementara di Polandia jika diperlukan.

"Kami terus mengevaluasi situasi keamanan yang berkembang dan merencanakan berbagai kemungkinan seperti yang selalu kami lakukan," kata pejabat itu.

Sementara itu, Pentagon melaporkan bahwa sekitar 1.700 anggota layanan, terutama dari Divisi Lintas Udara ke-82, telah dikerahkan dari Fort Bragg, Carolina Utara, ke Polandia.

Sementara itu, Pentagon melaporkan bahwa sekitar 1.700 anggota layanan, terutama dari Divisi Lintas Udara ke-82, telah dikerahkan dari Fort Bragg, Carolina Utara, ke Polandia.

Di sisi lain, Rusia telah berulang kali membantah tuduhan yang menyebut bahwa mereka sedang berencana untuk menyerang Ukraina.

Namun langkah Rusia yang telah mengerahkan lebih dari 100 ribu tentara di dekat perbatasan Ukraina telah membuat cemas bukan hanya Ukraina, melainkan juga Amerika Serikat dan NATO.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya