Berita

Ilustrasi Bitcoin, salah satu bentuk cryptocurrency/Net

Dunia

Terlibat Pencucian 4,5 Miliar Dolar AS Dana Cryptocurrency Curian, Pasangan Suami Istri Ini Ditangkap

RABU, 09 FEBRUARI 2022 | 19:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sepasang suami-istri asal New York ditangkap oleh kepolisian setempat karena dituduh telah melakukan konspirasi untuk melakukan pencucian 4,5 miliar dolar AS dana cryptocurrency curian.

Aparat penegak hukum setempat telah menyita 3,6 miliar dolar AS dari dana tersebut. Wakil Jaksa Agung Amerika Serikat Lisa Monaco menyebut bahwa ini adalah penyitaan keuangan terbesar departemen yang pernah ada.

Pasangan yang ditanggkap itu adalah Ilya Lichtenstein berusia 34 tahun dan istrinya, Heather Morgan berusia 31 tahun. Mereka dituduh mencoba mencuci uang yang diambil dalam peretasan besar pertukaran cryptocurrency Bitfinex pada 2016.

CNN pada Rabu (9/2) mengabarkan, penangkapan dan penyitaan uang itu menandai kemenangan bagi penegak hukum Amerika Serikat di tengah banyak pencurian dari platform cryptocurrency.

Peretas dalam beberapa tahun terakhir menghasilkan ratusan juta dolar AS dalam serangan terhadap pertukaran mata uang virtual tersebut.

Sementara itu, Lichtenstein dan Morgan didakwa dengan konspirasi untuk melakukan pencucian uang, yang jika terbukti bersalah, meraka akan menghadapi ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara. Selain itu, mereka juga didakwa dengan konspirasi untuk menipu Amerika Serikat, yang membawa ancaman hingga lima tahun penjara.

Sementara itu, Lichtenstein dan Morgan didakwa dengan konspirasi untuk melakukan pencucian uang, yang jika terbukti bersalah, meraka akan menghadapi ancaman hukuman hingga 20 tahun penjara. Selain itu, mereka juga didakwa dengan konspirasi untuk menipu Amerika Serikat, yang membawa ancaman hingga lima tahun penjara.

Namun karena penylidikan masih berlangsung, aparat penegak hukum tidak mengumumkan tuduhan atas peretasan Bitfinex yang sebenarnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya