Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

YLBHI: Klaim Ganjar Pranowo Tak Ada Kekerasan di Wadas Adalah Pembohongan Publik

RABU, 09 FEBRUARI 2022 | 14:01 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pernyataan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang menyebutkan gejolak di Desa Wadas, Purwerojo, tidak ada kekerasan dikritisi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Ketua YLBHI Bidang Advokasi dan Jaringan, Zainal Arifin menerangkan, setelah pihaknya mendapat laporan dari LBH Yogyakarta tentang penangkapan 60 warga setempat di lapangan, ditemukan fakta bahwa kisruh yang terjadi di Wadas merupakan klaim sepihak dari Ganjar.  

"Bahwa pernyataan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di beberapa media yang menyatakan tidak ada kekerasan dan keberadaan kepolisian untuk melakukan pengamanan dan menjaga kondusifitas adalah pembohongan publik," ujar Zainal dalam keterangannya, pada Rabu (9/2).

Zainal menerangkan, penangkapan terhadap sekitar 60 warga dilakukan oleh kepolisian pada saat warga sedang melakukan istighosah (doa bersama) tiba-tiba dikepung dan ditangkap.

"Tidak cukup sampai disitu, Kepolisian juga melakukan sweeping dan penangkapan di rumah-rumah warga," katanya.

Lebih lanjut, Zainal menyimpulkan kekisruhan yang terjadi di Wadas dapat memberikan dampak kepada masyarakat sekitar.

"Pada faktanya pengerahan ribuan anggota kepolisian masuk ke wadas merupakan bentuk intimidasi serta kekerasan secara psikis yang dapat berakibat lebih panjang daripada kekerasan secara fisik," demikian Zainal.

Populer

Singgung Presiden Harus Orang Indonesia Asli, Syahganda Nainggolan: Sutiyoso Sudah Kasih Tahu Saya, yang Sekarang Asli atau Tidak

Senin, 27 Juni 2022 | 00:21

Kepala WHO Akui Percaya Virus Corona Berasal dari Laboratorium Wuhan China

Kamis, 23 Juni 2022 | 17:07

Usai Rakernas PDIP, Puan Maharani Jauhi Ganjar Pranowo

Kamis, 23 Juni 2022 | 16:35

FPI, PA 212, dan GNPF Ulama Serukan Umat Islam untuk Satu Komando ke Habib Rizieq Shihab Soal Pilpres 2024

Kamis, 23 Juni 2022 | 11:22

Tiga Partai Dapat Sokongan JK untuk Usung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Kamis, 23 Juni 2022 | 13:49

Sakit Hati dengan Gerindra, PKS dan Demokrat Kecil Kemungkinan Gabung KIR

Minggu, 19 Juni 2022 | 13:53

PP Syarikat Islam Kirim Surat ke Jokowi Agar Habib Rizieq dan Munarman Dibebaskan

Jumat, 24 Juni 2022 | 07:27

UPDATE

Ali Rif'an: Anies Antitesis Kepemimpinan Jokowi, Bisa Berikan Narasi Baru untuk Indonesia

Rabu, 29 Juni 2022 | 12:44

Tepis Kerisauan Tajikistan, Putin: Rusia Akan Lakukan Segalanya untuk Menormalkan Afghanistan

Rabu, 29 Juni 2022 | 12:22

PDIP Tolak Demokrat, Herzaky: Kalau Bisa Jalan Sendiri Silahkan Saja

Rabu, 29 Juni 2022 | 12:19

Agustus, Gerindra Gelar Rakernas Sekaligus Deklarasi Prabowo Capres

Rabu, 29 Juni 2022 | 12:06

KAKI Gelar Demo di Bareskrim, Tuntut Pengusutan Kasus Kredit Macet PT Titan

Rabu, 29 Juni 2022 | 11:53

Kembangkan Super Apps DIGI, bank bjb Raih Dua Penghargaan di Digital Banking Awards 2022

Rabu, 29 Juni 2022 | 11:47

KPK Dalami Proses Pengajuan IMB Apartemen PT Summarecon Agung

Rabu, 29 Juni 2022 | 11:46

Perdana Sejak Kudeta, Menlu China Kunjungi Myanmar

Rabu, 29 Juni 2022 | 11:31

Ketua Gerindra: Belum Ada Perkembangan Siginifikan di KIR

Rabu, 29 Juni 2022 | 11:26

ICW Berisik Soal Harun Masiku, Padahal Masih Ada 3 Buronan "Warisan" Agus Rahardjo Dkk

Rabu, 29 Juni 2022 | 11:12

Selengkapnya