Berita

Gubernur Jabar Ridwan Kamil/Ist

Politik

Peluang Ridwan Kamil Menang di Pilgub 2024 Makin Besar, Masih Tetap Nyapres?

RABU, 09 FEBRUARI 2022 | 07:04 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Peluang Gubernur Jabar Ridwan Kamil dalam Pemilu 2024 mendatang dinilai makin besar. Indikatornya adalah kepuasan masyarakat terhadap kinerja Ridwan Kamil yang cukup tinggi.

Kinerja Ridwan Kamil dinilai oleh masyarakat Jabar cukup memuaskan khususnya di masa Pandemi Covid-19.

Begitu dikatakan, pengamat politik dari Universitas Padjadjaran, Firman Manan, di Kota Bandung, Selasa (8/2).


"Ada dua hal, pertama terkait Ridwan Kamil dan kinerja pemprov. Kinerja RK termasuk dalam penanganan Covid-19 angkanya tinggi dari kepuasan publik, di atas 80 persen. Kinerja Pemprov, terkait kordinasi Pemprov dengan Kota-Kabupaten itu kan penting dalam penanganan Covid-19, angka kepuasannya di atas 50 persen," papar Firman, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Berbekal hal tersebut, Firman Manan yang merupakan Direktur Eksekutif Indonesian Politics Research and Consulting (IPRC) itu menilai peluang Ridwan Kamil semakin besar untuk kembali memenangkan Pilgub 2024.

"Dengan posisi tingkat penerimaan publik di atas 50 persen, tentu membuat potensi untuk maju bahkan terpilih cukup baik, untuk level Gubenur Jabar potensinya cukup besar," ungkap Firman.

Tak hanya itu, peluang Ridwan Kamil untuk menjadi capres juga dinilai semakin terbuka. Pasalnya, Jawa Barat merupakan Provinsi dengan jumlah pemilih terbesar dalam Pemilu.

"Maju Pilpres? Tentu saja, kalau bicara pejabat publik, ukurannya lebih konkret,  untuk maju dalam jabatan yang sama dua periode atau capres. Salah satu ukurannya adalah kinerja bahkan level capres, karena Jabar merupakan pemilih terbanyak 17,5 persen," ucapnya.

"Ini memang menjadi modal untuk dia maju, misalnya jadi presiden atau dua periode," tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya