Berita

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter/Repro

Politik

Jakarta Naik PPKM Level 3, Politikus Nasdem: Pendapatan Pedagang Kecil Kembali Turun

SELASA, 08 FEBRUARI 2022 | 14:22 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Mulai hari ini, Selasa (8/2), sampai 14 Februari 2022, diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Jabodetabek. Artinya, aktivitas masyarakat tak lagi leluasa alias diperketat.

Kebijakan tersebut langsung disorot keras oleh anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter.

Jupiter berpandangan akan banyak masyarakat bawah yang kembali terpuruk oleh kebijakan tersebut akibat adanya pengetatan aktivitas warga.


“Mereka (masyarakat kelas bawah) sangat takut ketika PPKM dinaikan lagi dan pengetatan aktivitas diberlakukan lagi, karena akan berdampak pada sektor usaha mereka, semuanya serba dibatasi,” kata Jupiter kepada wartawan, Selasa (8/2).

Politikus Nasdem ini mengaku saat turun ke tengah masyarakat, banyak yang mengeluhkan kondisi ekonomi saat ini, terutama bagi mereka yang mengandalkan pemasukan sehari-hari dari berdagang.

"Pedagang angkringan, pecel lele, dan warung-warung tenda di pinggir jalan banyak yang mengeluh. Jam berjualan dibatasi sehingga berdampak pada penghasilan mereka yang makin menurun,” papar Jupiter, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Umumnya mereka mulai berjualan pada pukul 18.00 WIB hingga malam hari. Namun karena adanya pembatasan, mereka cuma bisa buka sampai pukul 21.00 WIB saja.

"Sehingga ketika pulang barang dagangannya masih banyak, kasihan. Mereka rugi kalau PPKM ketat,” kata Jupiter.

Dengan pengetatan PPKM level 3 ini, Jupiter meminta agar Pemprov DKI Jakarta yang memiliki perangkat cukup banyak seperti Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Perumda Pasar Jaya dan Food Station harus berperan.

"Pemprov DKI harus membantu meringankan ekonomi masyarakat kelas bawah," demikian Jupiter.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya