Berita

Begawan ekonomi Rizal Ramli/Net

Politik

Pupuk Subsidi Langka, Rizal Ramli: Ngakunya Sih Pro-Petani, tapi Nyatanya Petani Makin Susah

SELASA, 08 FEBRUARI 2022 | 13:21 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kelangkaan pupuk subsidi yang dikeluhkan para petani Tanah Air turut direspons begawan ekonomi Rizal Ramli.

Rizal Ramli yang pernah menjabat sebagai Kepala Bulog ini menduga, kelangkaan pupuk subsidi terjadi karena adanya dugaan permainan dari para pemangku kebijakan.

Salah satu yang disoroti adalah soal kartu tani, sebagai salah satu syarat petani mendapatkan pupuk subsidi.


"Para pemain kartu di sekitar kekuasaan menikmati persentase dari penjualan kartu pupuk kepada petani," kata Rizal Ramli dikutip dari akun Twitternya, Selasa (8/2).

Namun sayang, kebijakan tersebut justru menyusahkan para petani Indonesia. Berharap mendapat bantuan keringanan, para petani justru sulit mendapatkan pupuk dengan harga murah.

Sedangkan pupuk nonsubsidi harganya terlalu tinggi dan memberatkan para petani.

"Tapi masalahnya jauh lebih ribet dari ‘main kartu’. Petani makin susah, biaya lebih besar dari hasil. Ngakunya sih pro-petani, tapi kebijakannya anti-petani!" tutup RR.

Di sisi lain, Kementerian Pertanian beberapa waktu lalu ikut buka suara mengenai kelangkaan pupuk subsidi.

Sekretaris Jenderal Kementan, Kasdi Subagyono mengatakan, kelangkaan pupuk bersubsidi terjadi karena jumlahnya kurang sehingga menyebabkan kelangkaan pupuk.

“Kita semua menyadari bahwa apa yang menjadi isu publik, sering dinarasikan sebagai kelangkaan, padahal kenyataannya jumlahnya kurang,” kata Kasdi dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi IV DPR, Kamis lalu (3/2).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya