Berita

Pembelajaran tatap muka di Kota Bekasi/Ist

Nusantara

Per Hari Ini, Pemkot Bekasi Terapkan PTM Terbatas 50 Persen

SENIN, 07 FEBRUARI 2022 | 13:02 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Setelah tiga hari diberlakukan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akhirnya mencabut kebijakan pemberhentian pembelajaran tatap muka (PTM). Sedianya, pemberhentian PTM diganti dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dimulai sejak 3 Februari-17 Februari 2022.

Plt Walikota Bekasi, Tri Adhianto, memutuskan untuk menerapkan PTM terbatas 50 persen.

Beleid tersebut tertuang pada Surat Edaran nomor: 421/1022/SETDA.TU untuk menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 2 Tahun 2022 tentang diskresi Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.


“Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas dapat dilaksanakan dengan jumlah peserta didik 5o persen dari kapasitas ruang kelas pada satuan pendidikan di Kota Bekasi,” kata Tri yang dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (7/2).

Dalam edaran tersebut, orangtua murid juga diberikan pilihan untuk mengizinkan anaknya melakukan PTM ataupun PJJ.

Sementara, Dinas Pendidikan Kota Bekasi juga diimbau untuk melalukan koordinasi dengan pemangku kepentingan untuk melaksanakan monitoring dalam pelaksanaan PTM terbatas itu.

“Memastikan penerapan protokol kesehatan secara ketat oleh satuan pendidikan di Kota Bekasi,” tegas Tri.

Dengan berlakunya Surat Edaran Walikota Bekasi ini, maka Surat Edaran Walikota Bekasi Nomor 421/936/Disdik.Set tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) Tahun Ajaran 2021/2022, dinyatakan dicabut dan tidak berlaku.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya