Berita

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama tim dokter yang merawatnya di RSUP dr Kariadi Semarang/Humas Pengprov Jateng

Nusantara

Ogah Rebahan Usai Kecelakaan, Ganjar Tetap Ngantor dengan Lengan Terbebat

SENIN, 07 FEBRUARI 2022 | 11:11 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, memutuskan langsung masuk kantor pada Senin pagi (7/2), usai menjalani operasi di RSUP dr Kariadi Semarang. Dia menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan dari banyak pihak, termasuk dari wartawan, atas peristiwa yang dialaminya pada Minggu kemarin (6/2).

"Teman-teman semua, terimakasih doa dan supportnya ya. Maaf belum bisa balas satu satu. Benar bahwa saya kemarin jatuh dan harus operasi karena ada satu tulang yang patah," ucap Ganjar, sesaat sebelum meninggalkan rumah sakit, Senin pagi (7/2).

"Tapi karena kayaknya sudah bisa kerja, maka pagi ini saya putuskan langsung ngantor saja daripada rebahan di rumah sakit. Yang penting tetep semangat lah ya," imbuhnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.


Ganjar Pranowo mengalami kecelakaan saat gowes, Minggu pagi (6/2). Ia jatuh dari sepeda saat berkeliling untuk memantau protokol kesehatan (prokes) masyarakat.

Ia menderita luka serius di bagian tangan kanan dan harus menjalani operasi di RSUP dr Kariadi, Semarang.

Menurut penuturan Kasubag Humas dan Protokol Setda Jateng, Agung Kristianto, insiden tersebut terjadi sekitar Minggu pagi pukul 07.15 WIB, tepatnya di ujung jembatan Banjir Kanal Barat, depan Hotel Siliwangi.

Agung menjelaskan, gowes pagi memang sudah menjadi kebiasaan Ganjar. Biasanya Ganjar bersepeda untuk bersilaturahmi, mengunjungi, dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

Di tengah pandemi Covid-19 Ganjar juga gowes sambil memantau dan sosialisasi tentang protokol kesehatan di kampung-kampung maupun tempat keramaian.

Sebelum jatuh dari sepeda, Ganjar sempat berkeliling ke sejumlah titik dan hendak menuju ke kawasan Kota Lama Semarang. Ia juga bermaksud menuju Relokasi Pasar Johar untuk melihat kondisi terkini pascakebakaran.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya