Berita

Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Mgs Syaiful Padli/Ist

Politik

Cegah Omicron Meluas, Pemerintah Diminta Tidak Mudahkan TKA Masuk

SENIN, 07 FEBRUARI 2022 | 08:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pemerintah harus melakukan berbagai upaya antisipasi untuk menekan lonjakan angka penyebaran Covid-19 yang diakibatkan varian baru Omicron. Salah satunya dengan memperketat izin masuknya tenaga kerja asing (TKA), khususnya di wilayah Sumatera Selatan.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Sumsel, Mgs Syaiful Padli mengatakan, berdasarkan laporan dinas kesehatan (Dinkes) Sumsel, kasus baru di Sumsel per 3 Februari mulai kembali meningkat, di mana ada 112 kasus baru harian. Disusul pada 5 Februari mencapai 183 terkonfirmasi

"Dari data yang ada per 3 Februari lalu, ada 112 kasus baru terpapar covid-19 di Sumsel, dan kota Palembang tertinggi sebanyak 69 kasus baru," kata Syaiful, Minggu (6/2).


Menurutnya, lonjakan kasus tersebut salah satu faktornya yakni diberinya kelonggaran warga asing masuk ke wilayah Indonesia. Termasuk Sumsel.

"Omicron ini pertama kali terjadi karena adanya perjalanan luar negeri yang masuk ke Indonesia, seharusnya pemerintah mengantisipasi dari awal," tegasnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel.

Dia menambahkan, saat ini jumlah TKA yang bekerja di Sumsel cukup banyak. Sebab, di Sumsel banyak perusahaan asing yang bekerja di sektor tambang, PLTU dan lainnya.

Politikus PKS ini memprediksi jumlah TKA yang masuk ke Sumsel akan terus bertambah. Berdasarkan temuan yang mereka dapatkan hingga awal Februari ini saja sudah sampai ratusan orang.

"Harusnya diperketat, apalagi kita tidak tahu mereka di karantina bagaimana dan di mana tidak ada publikasi, tiba- tiba masuk di perusahaannya, sedangkan di perusahaan bercampur antara TKA dengan pribumi," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya