Berita

Anggota Komisi VI DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus/Net

Politik

Kereta Cepat Dibandingkan Dengan Laos, PDIP: Tidak Mungkin Diperlambat, Ini Dipantau Presiden

MINGGU, 06 FEBRUARI 2022 | 13:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang digarap pemerintah mulai dibandingkan dengan milik Laos. Pasalnya kedua negara sama-sama bekerja sama dengan China dan memulai proyek tersebut pada tahun 2016, tapi Indonesia hingga kini belum rampung, sedangkan Laos sudah mulai beroperasi pada akhir tahun lalu.

Baca: Sama-sama Digarap China, Kenapa Kereta Api Laos Sudah Rampung dan Jakarta-Bandung Belum?

Menanggapi kritik yang muncul, anggota Komisi VI DPR RI Deddy Yevri Hanteru Sitorus yakin proyek kereta cepat Jakarta-Bandung bisa segera selesai. Sebab, proyek ini dipantau langsung oleh Presiden Joko Widodo.


“Tidak mungkin lah diperlambat-perlambat karena ini kan dipantau sama Pak Presiden terus,” tegas Deddy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (6/2).

Namun demikian, politisi PDIP itu belum bisa memastikan kapan proyek ini selesai. Sebab dalam rapat dengar pendapat dengan BUMN terkait kereta cepat, belum ada kepastian tentang hal tersebut.

“Aku belum tahu update terakhir, targetnya mereka kapan selesai aku belum tau,” katanya.

Hanya saja, proyek kereta cepat di tanah air sempat mengalami sejumlah kendala. Mulai dari pembebasan lahan hingga  dana yang belum cukup untuk membangun megaproyek tersebut.

“Karena kemarin ada pelambatan, soal pendanaan kalau sudah selesai, sama pembebasan lahan gitu lho,” tandasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya