Berita

Presiden Suriah Bashar Al Assad/Net

Dunia

Faksi-faksi Oposisi Suriah Berkumpul, Siapkan Rencana Jatuhkan Bashar Al Assad

MINGGU, 06 FEBRUARI 2022 | 12:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Faksi-faksi oposisi Suriah membuat upaya baru untuk bersatu demi melawan Presiden Bashar Al Assad.

Bertemu di Qatar pada Sabtu (5/2), kelompok-kelompok oposisi yang sebagian besar berbasis di luar Suriah itu berkomitmen untuk memperbaiki masa lalu.

Pertemuan tersebut dilakukan di tengah pengaruh oposisi yang semakin berkurang selama beberapa tahun terakhir, di tengah meningkatnya dukungan dari Iran dan Rusia terhadap pemerintahan Assad.


Mantan perdana menteri Assad, Riad Hijab, juga turut menghadiri pertemuan tersebut setelah membelot ke oposisi.

"Menilai kemajuan kita dan memperbaiki kesalahan yang telah kita buat di sepanjang jalan, sulit untuk mencapai negara yang bersatu, bebas, dan demokratis," ujarnya, seperti dikutip Al Arabiya.

Pemimpin oposisi tidak mengatakan kesalahan apa yang telah dibuat, tetapi rombongannya mengatakan partai-partai oposisi telah gagal membangun komunikasi dengan warga Suriah.

Hajib mengatakan koordinasi dengan warga sipil menjadi penting bagi oposisi untuk menerapkan rencana yang efektif untuk melawan pemerintah Assad.

Kepala Koalisi Nasional untuk Pasukan Revolusioner dan Oposisi Suriah, Salem Al Meslet menekankan perlunya mengirim pesan kepada semua warga Suriah dan membuat rencana baru.

Perang Suriah selama lebih dari satu dekade terakhir telah menewaskan hampir setengah juta orang dan mendorong arus migran akibat konflik terbesar sejak Perang Dunia II.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

PJJ dan WFH Didorong Jadi Standar Baru di Jakarta

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:02

Prajurit di Perbatasan Wajib Junjung Profesionalisme dan Disiplin

Sabtu, 24 Januari 2026 | 06:00

Airlangga Bidik Investasi Nvidia hingga Amazon

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:42

Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:26

Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:23

Rismon Sianipar Putus Asa Hadapi Kasus Ijazah Jokowi

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:11

Polda Metro Terima Lima LP terkait Materi Mens Rea Pandji

Sabtu, 24 Januari 2026 | 05:09

Prabowo Jawab Telak Opini Sesat Lewat Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:26

Polisi Bongkar 'Pabrik' Tembakau Sintetis di Kebon Jeruk

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:16

Pesan Prabowo di WEF Davos: Ekonomi Pro Rakyat Harus Dorong Produktivitas

Sabtu, 24 Januari 2026 | 04:04

Selengkapnya