Berita

Legislator Partai Amanat Nasional (PAN), Guspardi Gaus/Net

Politik

Bagi Legislator PAN, Minta Maaf Boy Rafli Amar ke MUI Tanda Seorang Negarawan

MINGGU, 06 FEBRUARI 2022 | 12:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Apresiasi diberikan legislator Partai Amanat Nasional (PAN), Guspardi Gaus kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar yang telah datang ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan menyampaikan maaf atas pernyataan terkait pondok pesantren terafiliasi terorisme.

Menurutnya, permintaan maaf itu menunjukkan Boy Rafli Amar merupakan seorang negarawan.

“Dia pimpinan yang bertanggung jawab dan sangat menghargai perbedaan pendapat serta memperlihatkan sikap gentle sebagai seorang pemimpin,” katanya kepada wartawan, Minggu (6/2).


Guspardi Gaus menilai sikap tulus tanpa sungkan Komjen Boy Rafli Amar dalam menyampaikan pemintaan maaf tersebut sudah tepat. Sebab seluruh pengasuh pondok pesantren merasa terlukai dengan pernyataan Boy.

“Karena memang penyebutan nama pondok pesantren ini diyakininya memang melukai perasaan dari pengelola pondok, umat Islam dan semua pihak yang merasa tersinggung dan tersakiti dengan diksi yang dianggap kurang tepat tentang penyebutan 198 pesantren terafiliasi terorisme,” katanya.

Kunjungan Boy ke MUI juga sudah tepat. Sebab MUI adalah represenrasi dari berbagai ormas Islam dan merupakan lembaga yang mewadahi para ulama, zu'ama dan cendikiawan Islam di Indonesia.

"Apalagi selama ini kontribusi nyata juga sudah banyak di perankan MUI dalam penanggulangan dan pemberantasan tindak pidana terorisme. Mulai dari pembuatan Fatwa MUI 3/2004 tentang Terorisme hingga ikut menginisiasi dibentuknya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPT),” tandasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya