Berita

Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga/RMOLJabar

Nusantara

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Pemkot Bandung Diminta Evaluasi PTM

MINGGU, 06 FEBRUARI 2022 | 00:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tengah meningkatnya kasus harian Covid-19 menimbulkan kecemasan masyarakat. Terlebih proses vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun belum maksimal.

Oleh karena itu, anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga meminta Pemkot Bandung melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan PTM dan realistis menyikapi kondisi Covid-19 di Kota Bandung.

"Jika terus PTM, Pemkot harus jujur sejujurnya terhadap diri sendiri apakah masih bisa terkontrol penyebarannya atau tidak saat sekolah melakukan PTM," kata politikus yang kerap disapa Kang Awang saat dihubungi Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (5/2).


Awang menambahkan, Pemkot Bandung harus membuat kajian terbaru dengan melejitnya angak konfirmasi aktif Covid-19. Saat ini, konfirmasi aktif Covid-19 di Kota Bandung menyentuh angka 1.233 kasus.

"Yang utamanya pemerintah harus punya parameter yang jelas dalam memutuskan apakah ini dilanjutkan atau tidak," paparnya.

Awang juga menekankan soal sosialisasi terkait opsi-opsi PTM kepada orangtua siswa (OTS). Menurutnya, berdasarkan surat edaran Kemendikbud Ristek, OTS bisa memilih PJJ jika keberatan anaknya mengikuti PTM.

"Kemendikbud sudah membuat surat selebaran, pertama orangtua bisa memilih anaknya hadir tatap muka atau PJJ, pihak sekolah harus mengikuti surat edaran tersebut dan harus disosialisasikan, jadi tidak ada paksaan bagi masyarakat mengikuti PTM," tegasnya. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya