Berita

Presiden China Xi Jinping bertemu dengan Presiden Serbia Aleksandar Vucic yang sedang berkunjung di Aula Besar Rakyat di Beijing, ibu kota China, 5 Februari 2022/Net

Dunia

Dikunjungi Vucic, Xi Jinping Sebut Hubungan China-Serbia adalah "Persahabatan Berbaju Besi"

SABTU, 05 FEBRUARI 2022 | 16:24 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pertemuan tatap muka ketujuh antara Presiden Serbia Aleksandar Vucic dan Presiden China Xi Jinping akhirnya terwujud pada Sabtu (5/2) waktu setempat.

Kehadiran Vucic di China merupakan bagian dari kunjungannya untuk menghadiri upacara pembukaan Olimpiade Beijing 2022 yang diselenggarakan pada Jumat malam (4/2).

Dalam pertemuan itu, Xi memuji "persahabatan berbaju besi" dan kepercayaan politik timbal balik tingkat tinggi antara China dan Serbia, dengan mengatakan hubungan bilateral telah bertahan dalam ujian waktu dan mereka adalah model hubungan internasional.


"Kerja sama China-Serbia telah berkembang pesat," kata Xi, yang mengarah ke banyak proyek infrastruktur dan energi antara kedua negara, seperti dikutip dari Xinhua.

Presiden China mengatakan Beijing dan Beograd harus mengembangkan hubungan dalam perspektif strategis dan jangka panjang serta secara tegas mendukung kepentingan inti masing-masing.

"Kedua negara harus memajukan kerja sama berkualitas tinggi di bawah Belt and Road Initiative Inisiatif dan menerjemahkan persahabatan tradisional China-Serbia menjadi hasil kerja sama yang lebih nyata yang akan lebih menguntungkan kedua bangsa," kata Xi.

Pemimpin China juga menyatakan kesediannya untuk memberikan lebih banyak dukungan dan bantuan kepada Serbia untuk memerangi pandemi Covid-19, dan memperkuat kerja sama produksi bersama vaksin dan pemulihan ekonomi.

Vucic pada bagiannya memuji upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan rakyat Tiongkok atas keramahannya yang hangat.

"Serbia adalah teman sejati China, dan negaranya menghormati China dan mengagumi kepemimpinan kuat China," kata Vucic.

"Persahabatan antara kedua negara tidak akan diubah oleh tekanan atau kesulitan apa pun," tambahnya.

"Serbia selalu berdiri teguh dengan orang-orang China pada isu-isu yang menyangkut kepentingan inti China, seperti Xinjiang dan wilayah Taiwan," lanjut Vucic.

Presiden Serbia juga berjanji perkuat kerja sama perdagangan dan investasi hingga pertukaran manusia dan budaya di era pasca-Covid.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Puan: APBN 2027 Harus Jadi Instrumen Nyata untuk Sejahterakan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:19

28 Tahun Reformasi, Kekuasaan Harus Berjalan Independen

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18

Prabowo Minta Menkeu Segera Ganti Pimpinan Bea Cukai Bermasalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:08

Bitcoin Depot Bangkrut, Hampir 10 Ribu ATM Ditutup

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:07

Pemerintah Harus All Out Bebaskan WNI yang Ditahan Israel

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:01

Rupiah Melemah, UMKM dan Hilirisasi Industri Harus Diperkuat

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:46

Prabowo: Rakyat Tidak Mimpi Kaya Raya, Asal Bisa Hidup Layak dan Sejahtera

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42

Kenaikan Penerimaan Pajak Jangan Bikin Terlena

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:38

Sah! Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Satu Pintu Lewat BUMN

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:33

Fatayat NU Ajak Kader Perempuan Lebih Percaya Diri di Ruang Publik

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:32

Selengkapnya