Berita

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto Rahardja/Repro

Politik

Negosiasi Indonesia dan Singapura Soal FIR Sudah Terjadi Sejak Tahun 2018

KAMIS, 03 FEBRUARI 2022 | 22:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Negosiasi Indonesia dan Singapura terkait pengelolaan ruang udara di perbatasan kedua negara sudah berlangsung sejak tahun 2018 silam dengan setidaknya dilakukan 40 pertemuan.

Begitu dikatakan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto Rahardja dalam acara diskusi virtual bertajuk "Kupas Tuntas FIR Singapura", yang digagas Pusat Studi Air Power Indonesia, Kamis (3/2).

Novie mengatakan puluhan kali pertemuan tersebut menimbulkan perdebatan ihwal negosiasi pendelegasian layanan navigasi ruang udara dari 0-37 ribu kaki.


“Kita juga mempunyai perdebatan panjang dengan Singapura agar kita tidak mematikan Singapura. Aeodrome Singapura, APP Singapura, itu tidak terfragmentasi, maka kita berdebat cukup panjang sekali. Dari 2018 sampai terakhir kemarin, kita bertemu 40 kali dengan Singapura untuk membahas pendelegasian ini,” ucap Novie.

Novie menyampaika, Indonesia pada akhirnya harus rela mendelegasikan Singapura atas batas ruang udara di Kepulauan Riau dan Natuna di 0-37 ribu kaki.

“Kalau tidak didelegasikan artinya kita ambil alih sektor A, maka kasarnya kita menempatkan ATC Jakarta ke Singapura ini kan tidak mungkin,” imbuhnya.

Menurutnya, jika Indonesia tidak mendelegasikan ruang batas udaranya kepada Singapura. Maka, Singapura akan berprasangka buruk dengan Indonesia telah menutup-nutupi jalur keluar masuk Singapura-Indonesia.

“Beberapa negara termasuk Singapura akan veto kita. Tidak setuju, sehinggat tidak terjadi kesepakatan. Tidak akan terjadi publikasi seperti sesuai standar yang telah ditetapkan ICAO,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Sempat Kaget, Legislator Golkar Bersyukur Budi Arie Klarifikasi dan Minta Maaf

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:20

KPK Tahan Gatot Heroe Hernanda, Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:10

DPRD Siap Bongkar Oknum Parpol dan Ormas Minta Jatah Proyek SD Rembang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05

Netflix Umumkan Pemeran Baru One Piece Season 3, Siap Hidupkan Kisah Battle of Alabasta

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:53

Bank Berwenang Menunda Transaksi Sesuai UU TPPU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52

Daftar 6 Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut Buntut Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49

Unhan Terbitkan Edaran Penggunaan Hijab bagi Kadet Putri Muslim

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:44

Diduga Terima Mobil hingga Rumah Mewah, Anggota DPRD Kota Bengkulu Diselidiki KPK

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:37

Pertamina Eco RunFest 2026, Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:27

Lolly Suhenty: Kerja Kehumasan Bawaslu Menjaga Halaman Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:26

Selengkapnya