Berita

Ketua Pusat Studi Air Power Indonesia dan mantan KSAU, Chappy Hakim/Net

Politik

Mantan KSAU: Polemik FIR Karena Belum Ada Kejelasan Clear dari Presiden Jokowi

KAMIS, 03 FEBRUARI 2022 | 22:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Perjanjian flight information regioin (FIR) antara Indonesia dengan Singapura menuai polemik di kalangan masyarakat. Banyak isu berkembang dari masalah FIR ini, antara lain ihwal military training area dan area berbahaya di wilayah Indonesia hingga isu tentang latihan militer dengan pihak ketiga.

Begitu yang disampaikan Ketua Pusat Studi Air Power Indonesia Chappy Hakim dalam acara diskusi virtual Kupas Tuntas FIR Singapura, Kamis (3/2).

Menurutnya, persoalan yang terjadi dalam perjanjian tersebut belum adanya penjelasan yang utuh dari Presiden Joko Widodo mengenai tindak lanjut dari FIR Singapura-Indonesia tentang kedaulatan NKRI.


“Sekali lagi, polemik yang muncul ini salah satu penyebabnya adalah belum ada penjelasan yang clear tentang tindak lanjut dari pernyataan presiden bahwa FIR Jakarta sudah mencakup seluruh wilayah kedaulatan RI,” kata Chappy.

Dari sana, mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) ini menambahkan, berkembang juga isu-isu bahwa batas wilayah dari 0-37ribu kaki di atas Kepulauan Riau masih berada di bawah kewenangan Singapura.

Oleh karena itu, ia meminta agar seluruh elemen masyarakat meredam polemik yang terjadi antara Singapura dan Indonesia tersebut.

“Kami percaya bahwa itu semua adalah hal yang masih berproses dengan demikian memang perlu agar kita bersatu padu agar kita meredakan polemik yang terjadi yang liar itu dengan cara-cara yang elegan dengan cara-cara bagaimana orang-orang terpelajar menyelesaikan masalahnya,” katanya,

“Kita menyelesaikan dengan otak bukan dengan otot sehingga kita bisa benar-benar mencintai negeri ini dengan penuh makna dan memadukan apa yang dijadikan policy dari pihak pemerintah dan apa yang merupakan pandangan dari warga negaranya terhadap masalah-masalah ini,” tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Sempat Kaget, Legislator Golkar Bersyukur Budi Arie Klarifikasi dan Minta Maaf

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:20

KPK Tahan Gatot Heroe Hernanda, Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:10

DPRD Siap Bongkar Oknum Parpol dan Ormas Minta Jatah Proyek SD Rembang

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:05

Netflix Umumkan Pemeran Baru One Piece Season 3, Siap Hidupkan Kisah Battle of Alabasta

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:53

Bank Berwenang Menunda Transaksi Sesuai UU TPPU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:52

Daftar 6 Perusahaan di Kalimantan Disanksi Kemenhut Buntut Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49

Unhan Terbitkan Edaran Penggunaan Hijab bagi Kadet Putri Muslim

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:44

Diduga Terima Mobil hingga Rumah Mewah, Anggota DPRD Kota Bengkulu Diselidiki KPK

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:37

Pertamina Eco RunFest 2026, Hadirkan Tujuh Inisiatif Keberlanjutan Lingkungan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:27

Lolly Suhenty: Kerja Kehumasan Bawaslu Menjaga Halaman Rumah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:26

Selengkapnya