Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto (baju putih) saat gelar operasi pasar/Ist

Politik

Popularitas Golkar Kalahkan PDIP karena Airlangga Sukses Kendalikan Pandemi

KAMIS, 03 FEBRUARI 2022 | 09:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dalam hasil survei yang digelar Trust Indonesia, popularitas Partai Golkar meroket hingga 93,9 persen, mengalahkan PDI Perjuangan 92,3 persen.

Menyikapi hal tersebut, legislator Partai Golkar Puteri Komarudin menilai capaian tersebut tak lepas dari peran Airlangga Hartarto yang sukses mengendalikan pandemi.

"Ini tidak terlepas dari peran Ketua Umum Partai Golkar Bapak Airlangga Hartarto yang juga sebagai Menko Perekonomian yang telah sukses dalam mengendalikan penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi nasional,” ucap Puteri kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (3/2).


Menurutnya, kebijakan Airlangga sebagai Menko Perekonomian sangat berpengaruh kepada persepsi masyarakat terhadap Golkar. Salah satunya soal penurunan harga minyak goreng yang berpihak kepada rakyat.

"Ketum Airlangga konsisten dalam menetapkan kebijakan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat bawah. Misalnya, kebijakan minyak goreng satu harga, program Kartu Prakerja, program KUR,” katanya.

Selain itu, kebijakan operasi pasar yang dilakukan Menko Perekonomian juga sebagai salah satu bentuk nyata kontribusi dan tekad Airlangga terjun ke masyarakat.

"Hal tersebut juga disertai tekad beliau untuk terjun ke masyarakat, seperti melalui operasi pasar di beberapa provinsi guna memastikan berbagai kebijakan tersebut berjalan sebagaimana mestinya,” ucapnya.

Oleh karenanya, anggota Komisii XI DPR RI ini menilai di bawah kepemimpinan Airlangga, Golkar menjadi solid dan meraih simpati masyarakat.

“Saya kira berkat kepemimpinan beliau disertai dukungan yang solid dari kader membuat semakin meningkatnya citra Partai Golkar sebagai partai besar yang berkontribusi dalam pengelolaan negara, terutama di masa pandemi,” tutupnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya