Berita

Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) PB PMII Bidang Politik, Hukum dan HAM, Hasnu/RMOL

Politik

Minyak Goreng Masih Langka, PB PMII Minta Mendag Serius Jaga Pasokan

RABU, 02 FEBRUARI 2022 | 23:40 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) mengingatkan pemerintah untuk melakukan investigasi terkait kelangkaan minyak goreng setelah harga turun menjadi Rp14 ribu per liter.

"Pemerintah memang sudah mematok harga minyak goreng senilai Rp 14 ribu per liter, tapi barangnya masih langka di pasar-pasar," jelas Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) PB PMII Bidang Politik, Hukum dan HAM, Hasnu, Rabu (02/02).

Menurut Hasnu, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi tidak maksimal dalam mengawasi dan mengatur ketersedian minyak goreng.


Mendag, kata Hasnu, seharusnya bukan saja bicara soal regulatif, tapi harus memastikan juga pada tataran implementatif. Di lain sisi, PB PMII juga ragu pasokan minim karena dipengaruhi produksi.

Padahal, kata Hasnu, laporan pemerintah menyatakan rata-rata produksi CPO sekitar 53 juta ton per tahun di RI.

Ia mengatakan, dari total tersebut, 33 juta-34 juta ton CPO diekspor, 7 juta-8 juta ton CPO untuk kebutuhan biodiesel, dan 11 juta ton untuk industri di dalam negeri termasuk minyak goreng.

"Publik tentu ragu dengan keseriusan Mendag. Mestinya, ketersedian minyak goreng di pasar tidak mengalami kesulitan. Tapi kenapa minyak goreng mengalami kelangkaan sejak Desember 2021 sampai Februari 2022," ujar Hasnu.

Melihat situasi ini, jelas Hasnu, PB PMII menilai ada dugaan penimbunanan yang dilakukan oleh pihak-pihak kuat kuasa dan kuat modal yang memiliki kedekataan dengan kekuasaan "kartel". Ini permainan pasar sekaligus pembiaran oleh pemerintah, untuk memanfaatkan situasi multikrisis seperti ini demi meraup keuntungan. Pada gilirannya, rakyat jadi korban.

Di lain sisi, PB PMII juga menduga pemerintah tidak sanggup mengatur dan mengintervensi pasar sedemikian rupa.

"Makanya, negara seolah-olah kelabakan berhadapan dengan pasar. Ini logika terbalik, Mendag harus mengatasi persoalan ini. Masa' pemerintah dikendalikan oleh pasar, mestinya pemerintah yang mengendalikan pasar," kata Hasnu.

PB PMII juga menyoroti terkait kinerja Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang telah mengendus penyelewengan terkait pasokan minyak goreng di ritel modern.

"KPPU mestinya harus membongkar dugaan penyelewengan itu, bukan malah bombardir ke media sosial," tegas Hasnu.

Hasnu berpandangan, ini ada indikasi menahan pasokan, tim investigasi KPPU harus mengungkap kejahatan ini.

PB PMII menyarankan pemerintah, kalau misalkan  terbukti ada praktik penyelewengan maka dijerat dengan UU 5/1999 tentang Larangan Praktik Monopoli.

Karena, kata Hasnu, pihak yang melakukan 'permainan' tersebut mengatur produksi dan pemasaran minyak goreng. Dengan demikian, jumlah pasokan berkurang sampai ke tangan konsumen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya