Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri/Net

Politik

Permintaan Firli Bahuri, Regulasi Pembangunan IKN Tidak Ramah Tindak Pidana Korupsi

RABU, 02 FEBRUARI 2022 | 12:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Regulasi pembangunan ibukota negara (IKN) diharapkan tidak ramah terhadap tindak pidana korupsi.

Permintaan ini disampaikan langsung Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri usai melakukan pertemuan dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa dan jajarannya di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (2/2).

Firli mengatakan, KPK bersama dengan Bappenas telah berdiskusi terkait dengan rencana pembangunan IKN.


"Kita ikut terpanggil untuk ikut mengikuti perkembangan tentang rencana pembangunan ibukota negara," ujar Firli kepada wartawan.

Dalam pertemuan ini kata Firli, hadir lima pimpinan KPK dan seluruh pejabat struktural KPK serta Kepala Bappenas beserta jajarannya.

"Kami memandang perlu melakukan sinergi, koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh kementerian/lembaga, terutamanya yang terkait langsung dengan ibukota negara," katanya.

Setidaknya, kata Firli, ada beberapa kementerian yang turut serta langsung di dalam perencanaan pembangunan IKN.

Selain Bappenas, juga ada Kementerian ATR/BPN, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan.

"Saya kira kementerian/lembaga tadi tentu memiliki komitmen yang sama dengan kita, sama dengan segenap masyarakat Indonesia apapun yang kita lakukan, tidak boleh ada tindak pidana korupsi. Baik itu karena pelaksanaannya, maupun tidak boleh ada juga regulasi yang ramah dengan tindak pidana Korupsi," pungkas Firli.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya