Berita

Muassas Pondok Pesantren Darul Hikmah, Buya H. Ahmad Fadhillah AM/Ist

Politik

Dukung Cak Imin Jadi Presiden 2024, Kiai Sepuh NU Kabupaten Asahan: Kemampuannya Tidak Kami Ragukan

RABU, 02 FEBRUARI 2022 | 07:47 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Muassas Pondok Pesantren Darul Hikmah yang juga Kiai Sepuh Buya H. Ahmad Fadhillah AM meminta Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, untuk menguatkan tekad maju menjadi calon presiden pada Pemilu 2024.

"InsyaAllah kami akan ikut berikhtiar untuk memenangkan ananda Muhaimin. Segala upaya dan doa kami sampaikan, karena kemampuan Muhaimin tidak kami ragukan," kata Ahmad Fadhillah, dikutip Kantor Berita RMOLSumut, Selasa (1/2).

Menurutnya, komitmen Muhaimin kepada NU dan perjuangan pondok pesantren di Indonesia sudah terbukti dan sangat mereka rasakan.


Harapan Buya Ahmad Fadillah ini langsung diamini Ketua DPC PKB Kabupaten Asahan, Mas'ad Mahdi.

Hubungan yang harmonis antara NU dengan PKB dalam 10 tahun terakhir, lanjut KH Ahmad Fadhlillah menunjukkan bahwa NU sebagai orang tua telah bersinergi dengan PKB sebagai anak kandung NU yang terus melakukan pengabdian.

Oleh karena itu Sesepuh NU Kabupaten Asahan ini mengharapkan, hubungan harmonis antara PKB dan NU harus dirawat dengan baik dan sama-sama membesarkan.

Ketika awak media menyinggung, kebijakan PBNU mengatur jarak dengan partai politik termasuk dengan PKB, Buya Ahmad Fadhillah menuturkan, dirinya tidak mempersoalkan kebijakan PBNU tersebut. Tapi dirinya mengetahui bahwa PKB lahir dari rahim NU.

Artinya, tambah Buya Ahmad Fadhillah, pencalonan Cak Imin menjadi Presiden RI pada Pemilu 2024 yang akan datang juga tidak terlepas dari dorongan kader-kader NU yang kebetulan berada di struktural NU.

Terlepas dari kebijakan PBNU, pondok pesantren yang diasuhnya akan ikut berikhtiar untuk memenangkan Cak Imin jika dia dicalonkan menjadi Presiden RI 2024.

"Kami mendoakan ananda Muhaimin menguatkan tekat maju menjadi Presiden RI," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya