Berita

Presiden Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Bukan untuk Perang, Ini Alasan Zelensky Menambah Pasukan Hingga 100.000 Tentara Ukraina

RABU, 02 FEBRUARI 2022 | 07:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Di tengah isu bahwa Rusia akan segera menyerang negaranya, Presiden Volodymyr Zelensky dalam pernyataan terbarunya mengumumkan bahwa Ukraina akan berusaha untuk meningkatkan pasukannya sebanyak 100.000 tentara selama tiga tahun ke depan.

Mengumumkan kebijakan tersebut pada Selasa (1/2) waktu setempat, Zelenskyy mengatakan bahwa dekrit yang dia tandatangani itu bukan karena perang akan segera datang, melainkan agar ada perdamaian di Ukraina.

"Kita harus melindungi mereka yang melindungi kita," katanya kepada majelis rendah parlemen, Rada, menurut terjemahan oleh outlet berita Ukraina Espreso TV, seperti dikutip dari AP, Rabu (2/2).


Zelenskyy juga mengatakan bahwa dia telah berbicara dengan perwakilan dari 80 negara dan organisasi internasional, yang secara sepihak mendukung Ukraina dalam perselisihan dengan Rusia.

Dekrit tersebut merupakan pernyataan niat oleh Kiev yang telah sangat mendukung militernya sejak 2014, ketika Rusia menduduki Krimea yang memicu konflik di wilayah Donbass timur.

Sejak invasi itu, Ukraina telah meningkatkan jumlah pasukan siap tempurnya dari 6.000 menjadi 150.000.

Sebuah pernyataan di situs web presiden Ukraina mengatakan dekrit itu akan menciptakan 20 brigade tambahan, menyediakan perumahan yang lebih baik bagi personel, dan memastikan pasukan dibayar setidaknya tiga kali upah minimum negara itu.

Zelenskyy terus berusaha meyakinkan anggota parlemen bahwa Kiev memainkan peran sentral dalam upaya diplomatik untuk mencegah perang.

Dia juga mengatakan pada hari Selasa bahwa dirinya berharap agar kelompok Format Normandia yang bertujuan menyelesaikan ketegangan yang melibatkan Prancis, Jerman, Ukraina dan Rusia akan segera bertemu.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Puan: APBN 2027 Harus Jadi Instrumen Nyata untuk Sejahterakan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:19

28 Tahun Reformasi, Kekuasaan Harus Berjalan Independen

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18

Prabowo Minta Menkeu Segera Ganti Pimpinan Bea Cukai Bermasalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:08

Bitcoin Depot Bangkrut, Hampir 10 Ribu ATM Ditutup

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:07

Pemerintah Harus All Out Bebaskan WNI yang Ditahan Israel

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:01

Rupiah Melemah, UMKM dan Hilirisasi Industri Harus Diperkuat

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:46

Prabowo: Rakyat Tidak Mimpi Kaya Raya, Asal Bisa Hidup Layak dan Sejahtera

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:42

Kenaikan Penerimaan Pajak Jangan Bikin Terlena

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:38

Sah! Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit Hingga Batu Bara Satu Pintu Lewat BUMN

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:33

Fatayat NU Ajak Kader Perempuan Lebih Percaya Diri di Ruang Publik

Rabu, 20 Mei 2026 | 11:32

Selengkapnya