Berita

Ilustrasi logo NU/Net

Politik

Setelah Diultimatum, Akses Twitter Resmi NU Akhirnya Diserahkan ke PBNU

RABU, 02 FEBRUARI 2022 | 01:35 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Setelah diultimatum 1x24 jam, akhirnya akses akun Twitter resmi Nahdlatul Ulama (NU) dikembalikan pada jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Kepastian penyerahan akun itu disampaikan langsung oleh Ketua PBNU Savic Ali, Selasa sore (1/2).

"Per jam 17.50 (1/2) akun sudah diserahkan aksesnya ke PBNU yang baru," demikian keterangan Savic Ali.


Setelah Ketua Umum PBNU berpindah ke tangan Yahya Cholil Staquf, ada perubahan gaya cuitan Twitter resmi NU. Bahkan cuitan bernada guyonan dilontarkan kepada akun resmi pejabat negara, partai politik dan ormas.

Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf bahkan sempat memberikan ultimatum agar akun segera diserahkan kepada PBNU.

Pria yang karib disapa Gus Ipul ini mengaku sudah mencari siapa admin yang mengelola, tetapi tidak ada pihak yang mengaku.

“Kita sudah mencari siapa admin akun ini ndak tidak ada yang mengaku. Saya minta dalam waktu 1x24 jam admin harus ke PBNU dan menemui pengurus baru untuk segera menyerahkan akun ini,” kata Gus Ipul, Selasa (1/2).

Gus Ipul mengatakan, sebelumnya pengurus baru PBNU masih mentolerir akun ini tetap beroperasi.

“Tapi belakangan cuitan-cuitannya tidak mencerminkan kaidah yang benar. Bahkan cenderung mengadudomba. Guyonannya tidak tepat cenderung menyakiti,” kata Gus Ipul.

Saat akun DPP PKB mengucapkan selamat Harlah dan mendoakan proses pengukuhan PBNU, akun @Nahdlatululama malah membully dengan menyebut “besok-besok jangan telat ngucapinnya”.

Gus Ipul lantas mencontohkan beberapa cuitan di akun ini yang malah mengolok-olok akun NU online yang merupakan akun resmi dari media milik Nahdlatul Ulama.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya