Berita

Tempat Ibadah Tri Dharma Kwan Sing Bio Tuban/RMOLJatim

Nusantara

Lepas 888 Burung Pipit, Umat Kelenteng Tuban Berharap Rakyat Indonesia Tahun Ini Dapat Banyak Rezeki

SELASA, 01 FEBRUARI 2022 | 17:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Warga keturunan Tionghoa menggelar ibadah sembahyang di malam pergantian tahun baru China atau Imlek 2573, di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio, Tuban, Jawa Timur.

Agenda tersebut digelar dengan menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes) sesuai anjuran pemerintah.

Usai menggelar ritual sembahyang, sejumlah umat yang dipelopori oleh Ketua Penilik Domisioner TITD Kwan Sing Bio Tuban, Alim Sugiantoro, melepas 888 ekor burung pipit.


Melepas burung ke alam bebas ini merupakan salah satu simbol kebebasan hati dan dipercaya berdampak baik bagi kehidupan.

“Kegiatan hari ini kita gelar sembahyang malam Imlek dan kita juga melepaskan burung sejumlah 888 ekor,” tutur Alim Sugiantoro kepada Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (1/2).

Menurutnya, seluruh 888 ekor burung itu dilepas tepat pukul 8 malam (20.00 WIB). Hal itu melambangkan Fa Cai yang memiliki arti harapan kemakmuran atau rezeki banyak, yang bertepatan pula dengan tahun Imlek ini merupakan shio untuk macan air.

“Kalau rakyat Indonesia rezekinya banyak, kan hidupnya enak,” tambah Alim.

Selain itu, Alim menambahkan, dalam sembahyang di malam pergantian tahun Imlek ini umat juga mendoakan agar pandemi Covid-19 segera hilang dari Indonesia. Kemudian, perekonomian kembali stabil dan masyarakat bisa beraktivitas secara normal sesuai anjuran pemerintah.

“Kita berdoa agar Covid-19 segera hilang. Semoga bulan tiga nanti Covid-19 hilang semua,” harap tokoh Khonghucu Jawa Timur ini.

Lebih lanjut, Alim juga menerangkan di Kelenteng Tuban pada tahun ini tidak menggelar perayaan Imlek yang begitu meriah. Hal itu dilakukan untuk mengurangi kerumunan atau mencegah penyebaran Covid-19.

“Karena masih pandemi kita tetap merayakan dengan sederhana saja, karena kita mematuhi aturan pemerintah,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya