Berita

Baliho "Usut Tuntas Tragedi KM 50, Pembantaian Syuhada 6 Laskar FPI" yang terpasang di Madura/Net

Politik

Baliho "Usut Tuntas Tragedi KM 50" di Madura Dipasang Tanpa Instruksi GNPF Ulama, FPI, Maupun PA 212

SELASA, 01 FEBRUARI 2022 | 10:38 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pemasangan baliho besar bertulisan "Usut Tuntas Tragedi KM 50, Pembantaian Syuhada 6 Laskar FPI" di Madura diyakini dipasang atas inisiatif warga.

Hal itu disampaikan Ketua Umum (Ketum) GNPF Ulama, Yusuf Martak menanggapi banyaknya baliho berukuran besar yang dipasang warga di Madura, Jawa Timur.

"Mengenai baliho besar yang dipasang di salah satu daerah di Madura, walau ada foto Habib Rizieq berukuran besar, itu semata dilakukan oleh pencinta dan simpatisan Habib Rizieq Shihab yang lagi rindu pada orang yang menjadi idolanya," ujar Yusuf Martak kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (1/2).


Yusuf mengatakan, hal itu disuarakan dan diperjuangkan oleh warga Madura yang menilai proses pengusutan serta pengadilan terkait KM 50 berjalan tidak maksimal. Apalagi, Komnas HAM juga berdalih pembunuhan enam orang laskar FPI tersebut hanya pelanggaran HAM biasa, bukan pelanggaran HAM berat.

Ia kembali menegaskan, sejauh ini tidak ada instruksi yang diberikan PA 212, GNPF-Ulama maupun FPI terkait pemasangan baliho jumbo tersebut.

"Sebenarnya ada beberapa daerah melakukan hal yang sama tanpa arahan apalagi instruksi baik dari GNPF Ulama, FPI, maupun PA 212, yang jelas adalah inisiatif mereka sendiri dan punya keterpanggilan pada sesama anak bangsa," pungkas Yusuf.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya