Berita

Wakil Ketua Komisi VI DPR, Martin Manurung/Net

Politik

Martin Manurung ke Kemendag: Cek Gudang, Ada Penimbunan Minyak Goreng Tidak?

SELASA, 01 FEBRUARI 2022 | 09:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kebijakan operasi pasar yang dilakukan pemerintah terkait minyak goreng di pasaran mendapat apresiasi dari wakil rakyat di Senayan.

Wakil Ketua Komisi VI DPR, Martin Manurung mengatakan, operasi pasar merupakan salah satu sistem pengendalian harga komoditas.

Namun demikian, Martin meminta Kementerian Perdagangan melaksanakan pengawasan secara ketat program operasi pasar minyak goreng guna mencegah penimbun komoditas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.


Operasi itu juga untuk  memastikan ketersediaan minyak goreng di pasaran.

"Jangan hanya menunggu laporan, cek juga gudang-gudang yang ada, baik itu gudang Kementerian Perdagangan, Bulog dan lain sebagainya sehingga kita tahu betul ada penimbunan atau tidak,” kata Martin kepada wartawan, Selasa (1/2).

Per 1 Februari 2022, berdasarkan Permendag 06/2022 tentang harga eceran tertinggi untuk minyak goreng sawit, ditentukan bahwa minyak goreng curah sebesar Rp 11.500 per liter. Minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp 13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp 14.000 per liter.

Politisi Nasdem ini pun meminta Kemendag mengingatkan produsen CPO untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu. Hal ini perlu diingatkan karena 90 persen dari komoditi untuk ekspor, sekaligus untuk menghindari lonjakan harga.

"Kalau komiditi ekspor yang juga produsuen CPO tidak menaati harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan Mendag, maka jangan kasih izin ekspornya. Jadi, Permendag itu tidak hanya menjadi macan kertas, tapi juga bisa terlaksana,” demikian Martin.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

UPDATE

Uang Tunai Rp476 Miliar, Emas Batangan, Dokumen dan Foto Keluarga Disita dari Rumah di Sentul

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:24

Beredar Kabar Mantan Sekjen MPR Maruf Cahyono Hari Ini Ditahan

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:15

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Audit BPK Pemkab Muara Enim

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:11

ASN PPPK Layak Peroleh Jaminan Pensiun

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:09

Koruptor Berkedok Penegak Hukum Pengkhianat Terbesar Bangsa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:07

Tanya Seputar Jaksa

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:00

Respons Santai Usulan Jawa Barat jadi Tatar Sunda, DPR: Fokus Kerja Sajalah!

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:57

MPR dan MK Sepakat Tak Saling Intervensi Kewenangan Lembaga

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:41

Masih Digodok DPR, Publik Diminta Tak Khawatir Usulan Kenaikan BPIH 2027

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:31

KPK Sita 12 Ribu Dolar Singapura dari Ketua DPRD Kuansing

Kamis, 09 Juli 2026 | 11:22

Selengkapnya