Berita

Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris, jatuhkan sanksi baru pada MyanmarNet

Dunia

Satu Tahun Kudeta Myanmar, Tiga Negara Kompak Jatuhkan Sanksi Baru

SELASA, 01 FEBRUARI 2022 | 08:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tiga negara, meliputi Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Kanada, mengumumkan sanksi baru terhadap pejabat Myanmar. Sanksi diumumkan satu tahun setelah kudeta militer.

Sanksi terbaru pada Senin (31/1) bukan hanya dijatuhkan pada Panglima Tertinggi Min Aung Hlaing, namun juga pejabat pengadilan yang terlibat dalam penuntutan Aung San Suu Kyi.

Totalnya ada tujuh pihak yang dikenai sanksi, salah satunya adalah jaksa agung junta, Thida Oo.


AS juga menjatuhkan sanksi pada direktorat yang bertanggung jawab untuk membeli senjata untuk junta dari luar negeri, dan sebuah perusahaan yang memberikan dukungan keuangan kepada junta.

Sanksi berupa pembekuan aset dan tidak diizinkannya ketiga negara berurusan dengan pihak-pihak yang dikenai sanksi.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan, aksi bersama tersebut menunjukkan dukungan internasional untuk rakyat Myanmar.

Sementara itu, tim penyelidik PBB di Myanmar menyebut pihaknya sedang mempersiapkan file yang dapat memfasilitasi penuntutan terhadap mereka yang bertanggung jawab atas kekejaman yang dilakukan junta selama setahun terakhir.

Kudeta yang dilakukan oleh junta militer terjadi pada 1 Februari 2021, dengan menggulingkan Aung San Suu Kyi. Militer kemudian menahan Suu Kyi dan anggota partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD).

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya