Berita

Ketua DPR RI yang juga Ketua DPP PDIP Puan Maharani nampak disamping Presiden Jokowi saat hadiri pengukuhan PBNU di Balikpapan, Kalimantan Timur/Net

Politik

Tempel Ketat Jokowi saat Hadiri Pengukuhan PBNU, Puan Maharani Beri Sinyal Ingin Masuk ke Pemilih NU

SELASA, 01 FEBRUARI 2022 | 05:19 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sikap Ketua DPR RI Puan Maharani yang menempel ketat Presiden Joko Widodo saat menghadiri pengukuhan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memiliki makna politik yang mendalam bagi warga nahdliyin.

Direktur Eksekutif Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun menganalisa, Puan Maharani sedang ingin masuk ke psikologi masyarakat NU. Tujuannya adalah menggeser bandul hati dan pikiran pemilih NU yang selama ini memilih Jokowi kepada Ketua DPP PDI Perjuangan itu.

Kata Rico, secara politik Puan Maharani adalah politisi yang sudah jelas memiliki tiket Pilpres dari PDIP. Apalagi, selama ini Puan nampak belum mendominasi hati dan pikiran masyarakat Indonesia.


"Kalau kita ngelihat Jokowi dan NU inikan perpaduan dalam "mematikan" lawan di Pilpres 2019 sebagian besar warga NU dengan milih Jokowi. Yang dilakukan Puan, dia mencoba memberikan sinyal kepada para pemilih Jokowi yang sebagian besar NU bergeser bandulnya ke Puan," demikian kata Rico Marbun kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (31/1).

Lebih lanjut Rico berpendapat, pesan komunikasi politik yang dilakukan putri Megawati Soekarnoputri itu ingin menyampaikan bukan hanya pada elite politik semata, tetapi basis akar rumput nahdliyin secara umum.

"Entrypoint-nya bukan untuk elite semata tetapi lebih pesan komunikasi politik ke basis masa pemilih yakni untuk nahdliyin," pungkas Rico.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya