Berita

Relawan Berani Bangkit memberikan bantuan kepada Kiasatina Amalia atau ibu Tina/Ist

Nusantara

Relawan Berani Bangkit Bantu Ibu Tina Donor ASI untuk Korban Covid-19

SENIN, 31 JANUARI 2022 | 22:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kiasatina Amalia adalah satu dari segelintir orang yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Bagaimana tidak, Ibu Tina sapaan akrabnya itu setiap hari memompa air susu ibu (ASI) miliknya lalu didonasikan kepada sejumlah bayi kurang beruntung akibat covid-19.

Awal mula ceritanya, Tina yang sedang membaca berita ratusan bahkan ribuan ibu yang minggal akibat covid-19 merasa iba.

Pikirannya tertuju pada anak-anak mereka, tak jarang ibu yang meninggal dunia masih memiliki anak yang memerlukan asi ekslusif.


Berangkat dari rasa iba pada bayi-bayi itu, Bu Tina mulai memompa ASI nya dan di tempatkan ke dalam wadah, kemudian menawarkan ASI nya secara gratis di media sosial guna di berikan kepada para bayi yang membutuhkan.

Aksi ibu Tina ini pun mendapatkan simpati dari sejumlah ibu-ibu lain. Mereka pun ingin melakukan hal serupa.

"Tidak perlu menunggu kaya untuk berbagi, tidak perlu menunggu sukses untuk memberi, tidak perlu menunggu hebat untuk menjadi orang yang berguna bagi orang lain, saya berbagi dengan apa yang saya miliki," ucap Ibu Tina.

Bagi orang lain mungkin memberikan ASI adalah hal yang sepele, kan tetapi menjadi sesuatu yang luar biasa bagi bayi-bayi yang tidak bisa mendapatkan ASI karena kehilangan ibunya karena covid-19.

Dengan banyaknya pendonor ASI tersebut menimbulkan sedikit masalah. Ibu Tina kewalahan menyediakan wadah atau kantong untuk menyimpan ASI serta freezer untuk mencegah ASI tersebut rusak.

Olehnya Relawan Berani Bangkit memberikan bantuan berupa Kulkas Freezer dan botol Asi ukuran 100 Mill kepada Ibu Tina dan donatur lainnya agar dapat melanjutkan aksi mulianya.

"Dari cerita ibu Tina tersebut relawan berani bangkit memberi donasi kepada ibu Tina untuk melanjutkan kebaikannya," Zaenal Abidin, Deputi Relawan Koordinator Nasional Berani Bangkit, Senin (31/1).

Pemberian donasi tersebut dilakukan pada Minggu (30/1) di perumahan Cibubur, Jakarta Timur.

"Berani Bangkit sendiri adalah gerakan kerelawanan Recovery Indonesia akibat dampak dari covid 19 yang bergerak di bidang sosial meliputi Pendidikan, UMKM, dan kebutuhan ibu rumah tangga.

Diketahui Gerakan ini akan terus bergerak dan mengambil peran dalam membantu pemerintah dalam recovery Indonesia.

"Kita berharap dengan adanya gerakan ini Indonesia dapat terlepas dari masa sulit dengan bersama dalam menyelesaikan solusi bangsa sebab kita adalah bangsa yang kuat. Olehnya kita jangan takut untuk berbuat lebih," pungkas Zaenal.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya