Berita

Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo/Net

Politik

Trust Indonesia: Jika Prabowo Tak Maju pada Pilpres 2024, Anies Berpeluang Menang Meski Head to Head dengan Ganjar

SENIN, 31 JANUARI 2022 | 15:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anies Baswedan berpeluang memenangkan pertarungan Pemilihan Presiden 2024 meski head to head dengan Ganjar Pranowo. Namun, ada kondisi yang harus terpenuhi sebelumnya.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Trust Indonesia, Azhari Ardinal, saat menyampaikan hasil survei bertema "Indonesia Outlook 2022: Membaca Lansekap Politik Indonesia 2024", di Hotel Hilton Double Tree, Jalan Pegangsaan, Jakarta Pusat, Senin (31/1).

"Apabila Prabowo Subianto tidak maju pada Pilpres 2024, maka Anies Baswedan yang berpeluang paling besar memenangkan Pilpres 2024, sekalipun head to head dengan Ganjar Pranowo,” kata Azhari.


Dia menambahkan, jika Anies disandingkan dengan Ganjar, akan menambah besar peluang menang dalam Pilpres mendatang.

"Jika Anies Baswedan berpasangan dengan Ganjar Pranowo maka peluang kedua kandidat ini memenangkan Pilpres 2024 cukup besar, bahkan jika head to head dengan siapapun pasangan calon presidennya,” tutupnya.

Survei Trus Indonesia ini dilakukan secara offline dalam rentang waktu 10 hari pada 3-12 januari 2022 dengan jumlah responden 1.200. Metode yang digunakan adalah multistage sampling dengan margin of error kurang lebih 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Dilakukan indepth interview dengan metode face to face di 34 provinsi dan 120 kabupaten/kota.

Survei ini bertujuan untuk mengetahui tingkat popularitas dan elektabilitas parpol serta tokoh nasional yang berpeluang menjadi capres 2024. Serta mengetahui preferensi masyarakat Indonesia terhadap parpol dan capres di 2024.

Kemudian mengetahui alasan utama yang mempengaruhi preferensi masyarakat Indonesia dalam menentukan pilihan politik. Juga mengetahui pandangan masyarakat tentang berbagai masalah fundamental di bidang sosial, ekonomi dan politik serta kebijakan-kebijakan pemerintah.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Harga Daging Sapi Tembus Rp153 Ribu/Kg, Zulhas Buka Opsi Subsidi APBN-APBD

Selasa, 25 Agustus 2026 | 14:18

LPSK Beri Perlindungan kepada Ferry Hongkiriwang, Saksi Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:54

Urusan Gula Konsumsi Aman, Kementan Kini Bidik Target Gula Industri di 2028

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:45

Ahmed al-Sharaa Sambut Keputusan AS Hapus Suriah dari Daftar Sponsor Teror

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Geng Haiti Bantai 40 Pengungsi yang Berlindung di Gereja

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:42

Wajah Baru Jakarta, Wagub Rano Resmikan Jaksinema Pasar Rumput

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:29

BMKG Maksimalkan OMC di Kaltim Sepekan Ini untuk Tangani Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:19

Dugaan Setoran Importasi Blueray, KPK Cecar Dua PNS Bea Cukai

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:50

Kasus OTT Unsoed Bisa Saja Terjadi di Kampus Lain

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Perketat Imigrasi, Trump Bersiap Cabut 200 Ribu Visa WNA

Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:46

Selengkapnya