Berita

Survei Trust Indonesia bertema Indonesia Outlook 2022: Membaca Lanskap Politik Indonesia 2024/RMOL

Politik

Survei Trust Indonesia: Elektabilitas Prabowo Paling Tinggi, Anies dan Ganjar Membuntuti

SENIN, 31 JANUARI 2022 | 12:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto masih paling tinggi dibanding nama lain yang potensial bertarung di Pilpres 2024.

Begitu yang disampaikan Direktur Eksektutif Trust Indonesia, Azhari Ardinal saat merilis hasil surveinya di Hotel DoubleTree, Jakarta, Senin (31/1). Menempel Prabowo, ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

"Tingkat elektabilitas tertinggi Calon Presiden diraih oleh Prabowo Subianto dengan 25 persen. Disusul Anies Baswedan 16,3 persen dan Ganjar Pranowo di angka 16,1 persen,” ujar Ardinal dalm survei bertema 'Indonesia Outlook 2022: Membaca Lanskap Politik Indonesia 2024'.


Selanjutnya, ada Menparekraf Sandiaga Uno yang didukung menjadi capres sebanyak 7,8 persen, setelahnya ada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 5,7 persen.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapatkan dukungan menjadi capres sebanyak 3,4 persen dan Ketua DPR Puan Maharani sebanyak 2,8 persen. Sementara masih ada 9,3 persen yang belum menentukan pilihan atau undecided voters.

Azhari mengungkapkan, responden yang sudah mantap memilih calon presiden atau strong voters sebesar 58,3 persen.

Prabowo Subianto memiliki elektabilitasnya tertinggi pada masyarakat yang mantap memilih hanya 15,8 persen. Sedangkan Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo memiliki responden yang mantap memilih 11,7 persen.

"Berdasarkan hasil survei, Prabowo Subianto memiliki elektabilitas tertinggi sebagai Calon Presiden 2024. Namun, belum aman karena elektabilitas masih kurang dari 30 persen dengan strong voters yang masih rendah 15 persen,” katanya.

Sementara tingkat popularitas tokoh nasional tertinggi diraih oleh Prabowo Subianto 93,2 persen, disusul oleh Jusuf Kalla 87,5 persen dan Anies Baswedan 82,8 persen.

Selain itu, tingkat kedisukaan tertinggi diraih oleh Prabowo Subianto 72,2 persen disusul Sandiaga Uno 70,1 persen dan Jusuf Kalla 68,3 persen.

Survei dilakukan pada 3 sampai 12 Januari 2022 dengan jumlah responden 1.200 menggunakan metode multistage random sampling. Dilakukan in depth interview dengan metode face to face di 34 provinsi terpilih sebanyak 120 Kabupaten/Kota.

Margin of error survei ini kurang lebih 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya