Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Masih Uji Klinis, Vaksin Nasal Covid-19 Berpotensi Jadi Game Changer

SENIN, 31 JANUARI 2022 | 08:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Inovasi baru dari para ilmuwan di India membuka harapan baru untuk mengakhiri pandemi Covid-19. Vaksin Covid-19 berbasis nasal yang mereka kembangkan dinilai lebih ampuh mencegah penularan.

Saat ini, raksasa pembuat obat India di Hyderabad, Bharat Biotech, tengah melakukan uji klinis fase 3 untuk vaksin Covid-19 nasal yang nantinya digunakan sebagai booster.

Ahli epidemiologi di Institut Ilmu Kedokteran India (AIIMS), Dr Sanjay Rai menyebut, vaksin nasal bisa menjadi game changer dalam perang melawan Covid-19 jika memberikan kekebalan mukosa.


"Jika vaksin memberikan kekebalan mukosa, maka itu akan menjadi pencapaian besar bagi umat manusia. (Saat ini) ada 33 vaksin di seluruh dunia, tetapi tidak ada yang efektif dalam mencegah infeksi," ujarnya kepada ANI News, Minggu (30/1).

"Kami berharap vaksin ini akan memberikan kekebalan mukosa yang dapat mencegah infeksi lebih lanjut," tambahnya.

Rai menekankan, mengingat Covid-19 tidak akan menjadi pandemi terakhir, maka perlu untuk memperkuat sistem kesehatan masyarakat di semua tingkat, baik primer, sekunder, dan tersier.

Bharat Biotech sendiri mendapatkan izin dari Drugs Controller General of India (DCGI) untuk uji coba dosis booster nasal dari vaksin Covid-19 Covaxin. Uji coba akan dilakukan di sembilan lokasi berbeda.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya