Berita

Menteri BUMN, Erick Thohir/Net

Politik

Stop Ekspor, Erick Thohir Pastikan Intervensi Market Kendalikan Harga Minyak Goreng

MINGGU, 30 JANUARI 2022 | 14:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Intervensi market akan dilakukan pemerintah melalui Kementerian BUMN dalam mengendalikan lonjakan harga minyak goreng.

Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, pemerintah akan mengintervensi harga minyak goreng di pasar dengan terlebih dulu mengintervensi sistem penjualan dan pembelian kelapa sawit, yang dianggap ada ketidakseimbangan harga di pasar hingga perlu ada langkah tegas dari pemerintah untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Harus diintervensi karena pasti di situ ada ketidakseimbangan, ada pihak-pihak yang mengambil kesempatan," ujar Erick dalam seminar di Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Bandar Lampung dengan tema "Peran Pemerintah dan Masyarakat dalam Mewujudkan Visi Indonesia Emas 2024" pada Minggu (30/1).


Untuk itu, kata Erick, pemerintah akan mengintervensi masalah tersebut dengan menyiapkan stok minyak goreng dengan jumlah banyak.

Meski kepemilikan industri kelapa sawit di Indonesia mayoritas dikuasai oleh swasta dan petani, namun kesejahteraan petani dan kebutuhan masyarakat harus terpenuhi.

"Karena market itu berubah, kami makanya ditugaskan 750 ribu liter per bulan, padahal yang namanya BUMN cuman punya 4 persen dari seluruh industri kelapa sawit, 56 persen swasta, 40 persen petani, hasil petani di jual ke swasta ataupun BUMN, tapi kita pasti karena 4 persen ya dapatnya 4 persen," jelas Erick.

Dalam merealisasi hal tersebut, Erick juga memastikan tidak ada ekspor kelapa sawit ke luar negeri, karena pemerintah ke depan menginginkan kelangkaan minyak goreng di pasar tidak lagi terulang.

"Kita intervensi, Menteri Perdagangan melarang ekspor selama kebutuhan 9 juta, minyak goreng 6 juta dan curah 3 juta, itulah fungsi pemerintah, itulah fungsi BUMN untuk juga berani membanjiri pasar," terang Erick.

Selain itu, Erick menyebut bahwa bangsa Indonesia saat ini sedang menghadapi tiga disrupsi secara bersamaan, dan disrupsi terberat dalam sejarah kehidupan manusia adalah disrupsi digital.

"Disrupsi digital yang tadi saya sampaikan, disrupsi supply chain yang tadi saya sampaikan rantai pasok, ketika harga komoditas naik pasti ada tidak keseimbangan, dan apalagi tetap kita menghadapi yang namanya disrupsi kesehatan, musuhnya tidak kelihatan, datangnya 10 tahun sekali," tutur Erick.

Sementara ekosistem yang dibentuk BUMN saat ini adalah kapal induk besar yang bersama-sama dirajut oleh berbagai pihak untuk membuat jalan besarnya.

"Kita melakukan ini karena tadi disrupsi digital tidak bisa didiamkan, kita juga kemarin lounching merah putih fund bersama bapak presiden, untuk apa berinvestasi kepada starup-startup calon unicorn, calon orang kaya baru, tapi karena merah putih  fund, foundernya harus orang Indonesia, perusahaannya ada di Indonesia dan nanti go public di Indonesia," pungkas Erick.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Kejagung Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi BGN

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:12

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Harus Dicegah dan Diusut

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:00

Bung Karno Sang Orator

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:38

Tangis Megawati Pecah saat Wajah Bung Karno Muncul di Langit Gelora Bung Tomo

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:20

Jangan Takut, tapi Tetap Waspada soal Isu Rusuh Agustus Jilid II

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:07

15 Saksi Dugaan Penyalahgunaan Pelimpahan Nomor Porsi Haji 2026 Diperiksa

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:33

Tim Hukum Hukum Ungkap 30 Pelanggaran Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:20

DSI Resmi Beroperasi, Ini Jajaran Direksi dan Komisarisnya

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:02

Soekarno Cup 2026 Libatkan 400 Talenta Muda

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:31

Mustahil Sjafrie Larang Mahasiswi Unhan Berjilbab

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya